Jangan Sampai NKRI Malu! Tengku Zul Dukung TPF untuk Kasus Laskar FPI

Jangan Sampai NKRI Malu! Tengku Zul Dukung TPF untuk Kasus Laskar FPI Foto: IG @tengkuzulkarnain.id

Desakan pembentukan tim pencari fakta (TPF) kasus penembakan enam Laskar Front Pembela Islam (FPI) di Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Senin 7 Desember lalu terus mengalir. Desakan mengalir dari berbagai kalangan. Mereka menuntut pembentukan tim untuk mengetahui secara jelas ihwal kronologi kasus tersebut.

Mantan Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI), Tengku Zulkarnain, menilai bahwa desakan pembentukan TPF merupakan bentuk tanggung jawab dan cinta Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Menurut dia, kasus ini bisa membuat malu Indonesia jika persoalan tersebut tidak selesai secara transparan, lalu dibawa ke Mahkamah Internasional.

Baca Juga: Astaghfirullahul'adzim... Kok Instagram Hapus Postingan Amien Rais Soal FPI?

"Banyak kalangan meminta dibentuknya Tim Gabungan Pencari Fakta atas kasus wafatnya 6 laskar adalah bentuk tanggung jawab dan cinta NKRI. Jika masalahnya tidak selesai dengan memuaskan dan transparan, lalu dibawa ke Mahkamah Internasional, bukankah seluruh NKRI bisa malu...?" kata Tengku Zulkarnain melalui akun Twitternya, @ustadtengkuzul, Selasa (15/12/2020).

Sebelumnya, Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid (HNW) mendukung Komnas HAM atau Tim Pencari Fakta (TPF) Independen untuk mengusut kasus penembakan enam anggota laskar Front Pembela Islam (FPI). Hal itu guna menghadirkan hukum yang benar dan adil.

Hal itu diungkapkan HNW melalui media sosial Twitter-nya, Senin 14 Desember 2020. Menurut dia, sudah sewajarnya Komnas HAM atau TPF Independen didukung untuk menghadirkan hukum yang adil dan benar.

"Kontras temukan kejanggalan-kejanggalan dalam rekonstruksi tembak mati 6 laskar FPI oleh Polisi. IPW juga paparkan dugaan kesalahan prosedur oleh polisi. Plus keterangan polisi seperti soal pistol laskar yang berubah-ubah, wajarnya Komnas HAM/TPF Independen didukung untuk hadirkan hukum yang benar dan adil," tulis @hnurwahid yang dikutip, Senin 14 Desember 2020.

Lihat Sumber Artikel di SINDOnews Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan SINDOnews. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab SINDOnews.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini