Sedang Rugi, Bali United Klub Sepakbola Milik Pieter Tanuri Gelontorkan Dana Miliaran ke Anak Usaha

Sedang Rugi, Bali United Klub Sepakbola Milik Pieter Tanuri Gelontorkan Dana Miliaran ke Anak Usaha Kredit Foto: Sufri Yuliardi

Meski mengalami kerugian, klub sepakbola milik pengusahaa Pieter Tanuri yakni, PT Bali Bintang Sejahtera Tbk (BOLA) atau Bali United menggelontorkan dana hingga sebesar Rp13,05 miliar kepada anak usahanya PT Kreasi Karya Bangsa. Dana tersebut diberikan dalam bentuk setoran modal kepada perusahaan yang bergerak dalam bisnis agensi periklanan olahraga tersebut. 

"Tanggal transaksi terjadi pada 23 Desember 2020. Jumlah penyertaan modal tersebut tidak melebihi 20% dari ekuitas perseroan sehingga penyertaan modal tersebut tidak bersifat material," kata Sekretaris Perusahaan BALI, Yohanes Ade Bunian Moniaga, dalam keterbukaan informasi BEI, di Jakarta, Senin (28/12/2020). 

Baca Juga: Tajirnya Gak Kira-Kira! Taipan Pieter Tanuri Habiskan Puluhan Miliar Rupiah untuk....

Menurutnya tidak ada dampak kejadian, informasi atau fakta penting terhadap pemilik klub bola Bali United akibat transaksi ini. Transaksi tersebut juga tidak memberi dampak terhadap kegiatan operasional, kondisi keuangan dan proyeksi keuangan bahkan kelangsungan usaha. 

“Transaksi ini dinilai bukan material karena tidak mengubah struktur kepemilikan saham PT Kreasi Karya Bangsa,” tambahnya. 

Baca Juga: Liga Diundur, Emiten Bali United Rugi Puluhan Miliar Rupiah

Sebagai informasi, PT Kreasi Karya Bangsa adalah anak usaha Bali Bintang yang bergerak di bidang agensi periklanan dengan kepemilikan saham 90%. Sebelum transaksi, kepemilikan Bali Bintang (BALI) sebagai pemegang saham pengendali Kreasi Karya Bangsa sebanyak 90% setara dengan 184.500 saham senilai Rp18,45 miliar. Sedangkan sisa sahamnya 10% atau setara dengan 20.500 saham dimiliki oleh Yabes Tanuri.

Dimana, etelah setoran modal Rp 13,05 miliar, struktur kepemilikan saham Kreasi Karya Bangsa 90% masih dimiliki oleh Bali Bintang tapi nilainya bertambah setara dengan 315.000 atau Rp 31,5 miliar. Kepemilikan saham Yabes Tanuri juga masih sebesar 10% dengan nilai menjadi 35.000 saham setara dengan Rp 3,5 miliar.

Tercatat, mencatatkan kerugian di kuartal III-2020 sebesar Rp22,4 miliar. Adapun pada periode yang sama tahun sebelumnya, perseroan mencatatkan laba bersih sebesar Rp10,05 miliar. Pendapatan BOLA di kuartal III-2020 sebesar Rp63,1 miliar atau turun 55,92 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp143,2 miliar, dengan rugi per saham dasar Rp3,73.

Dalam keterangan tertulis perseroan, pandemi Covid-19 yang mengakibatkan terhentinya sementara kompetisi Liga 1 sangat mempengaruhi kinerja emiten pemilik klub Bali United ini di kuartal III-2020. Perseroan bergantung pada liga kompetisi dan penonton yang pada akhirnya dapat menghasilkan arus kas dari sponsor, penonton, jasa streaming dan jasa lainnya.

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini