Jeritan Hati Fahri Hamzah Tahu FPI Dibubarkan: Kekuasaan Tidak Pernah Bisa Bertahan

Jeritan Hati Fahri Hamzah Tahu FPI Dibubarkan: Kekuasaan Tidak Pernah Bisa Bertahan Kredit Foto: Antara/Puspa Perwitasari

Wakil Ketua Umum Partai Gelora Fahri Hamzah angkat bicara soal pembubaran Front Pembela Islam (FPI) oleh pemerintah. Sejurus dengan itu, ia juga mengkritik cara-cara Menteri Polhukam Mahfud MD saat menggelar konferensi pers terkait pembubaran organisasi yang bermarkas di Petamburan tersebut.

"Sayang sekali, kalimat bapak di depan para jurnalis adalah “demikianlah keputusan pemerintah, silahkan disiarkan, dan tidak ada tanya jawab”. Sayang sekali, orang2 pintar itu tidak membuka ruang diskusi. Seolah kami semua sebagai rakyat pasti mengerti," kata Fahri Hamzah dalam akun twitternya.

"Sayang sekali, gesture orang2 pintar tidak gemar membuka dialog. Sayang sekali karena kekuasaan dianggap lebih penting dari ilmu pengetahuan. Percayalah pak prof, ilmulah yang punya masa depan, kekuasaan tidak pernah bisa bertahan. Seharusnya dialog adalah jalan kita.

Tak cukup hanya di situ, Fahri juga ingin sekali menyampaikan Mahfud sebagai kawan lama.

“Banyak yang ingin saya sampaikan prof @mohmahfudmd sebagai kawan lama. Bapak pasti lebih mengerti sehingga jika memang suasana ini memang diniatkan. Silahkan diteruskan. Kami menyaksikan semua dengan doa semoga Allah SWT menjaga bangsa dan agama dari sengketa. Salam, FH.”

Untuk diketahui, pemerintah telah resmi membubarkan organisasi massa FPI. Pembubaran itu berdasarkan keputusan bersama pejabat tinggi negara. Hal ini disampaikan Menko Polhukam Mahfud MD di kantornya, Rabu, 30 Desember 2020.

Dalam penjelasannya, Mahfud menegaskan jika FPI dilarang melakukan segala bentuk aktivitas di Indonesia.

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini