Media Luar Ikut Beritakan FPI Jadi Organisasi Terlarang di Indonesia

Media Luar Ikut Beritakan FPI Jadi Organisasi Terlarang di Indonesia Foto: Antara/Arif Firmansyah

Pemerintah Indonesia resmi menetapkan Front Pembela Islam (FPI) sebagai organisasi terlarang. Media-media utama berbagai negara ikut memberitakan hal tersebut.

Media Amerika Serikat (AS), New York Times dan Reuters, menyoroti alasan pelarangan organisasi itu, yakni karena keterkaitannya dengan teroris.

Baca Juga: FPI Dibubarkan, Komnas HAM Enggan Berkomentar

"Indonesia Disbands Islamic Defenders Front Over Charges of 'Terorism'," bunyi judul New York Times dalam pemberitaannya, Kamis (31/12/2020).

Media Timur Tengah, Al Jazeera, mengangkat judul senada; "Indonesia bans Islamic Defenders’ Front, citing terrorist links".

Kelompok ini dibentuk pada 1998 dengan dipimpin Muhammad Rizieq Shahib, yang ditahan bulan ini.

“Pemerintah sudah melarang kegiatan FPI dan akan menghentikan kegiatan yang dilakukan oleh FPI,” kata Menteri Koordinator Politik Hukum dan HAM, Mahfud MD, kemarin. FPI, kata dia, tidak lagi memiliki legal standing.

Selanjutnya
Halaman

Lihat Sumber Artikel di SINDOnews Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan SINDOnews. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab SINDOnews.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini