Ganti 'Amen' Jadi 'Awomen' karena Alasan Ini, Doa Pendeta AS Dihujani Kecaman

Ganti 'Amen' Jadi 'Awomen' karena Alasan Ini, Doa Pendeta AS Dihujani Kecaman Foto: Reuters

Pendeta dari Missouri Democrat and United Methodist Emanuel Cleaver menuai kecaman setelah memimpin doa pembukaan Kongres Amerika Serikat (AS) ke-117 pada Minggu (3/1/2020). Hal itu karena Cleaver menutup doanya dengan kata "amin (amen) dan awoman".

Kata penutup yang diucapkan Cleaver dimaksudkan untuk menunjukkan dukungan dan keberpihakannya pada kesetaraan gender. Alih-alih diapresiasi, dia justru dibanjiri kritik dan kecaman, tak hanya oleh warga, tapi juga beberapa anggota House of Representatives AS.

Baca Juga: Mencekam, Pasien-pasien ICU Tewas Akibat Minim Pasokan Oksigen

“Jika Amin diterjemahkan menjadi 'biarlah' atau 'kebenaran', apa artinya wanita (awoman)? Ini tidak mungkin nyata, kan? Sebenarnya tidak ada yang sebodoh itu ?!" tulis salah seorang warganet saat merespons unggahan video Cleaver menutup video, dikutip laman RT.

Perwakilan Florida di House of Representatives AS Matt Gaetz mencibir upaya Cleaver yang tidak ortodoks untuk menjilat dengan unsur-unsur progresif. "Apakah mereka tidak tahu bahwa gender bukanlah biner? Bagaimana dengan 42 jenis kelamin lainnya?" kata Gaetz melalui akun Twitter pribadinya.

Legislator Colorado Lauren Boebert turut mencela cara Cleaver menutup doanya.

"'Amin' dan 'Awoman'? Sungguh? Saya kira kebajikan yang menandakan Demokrat tidak memeriksa etimologi Ibrani dari kata 'Amin' untuk menyadari bahwa itu tidak ada hubungannya dengan gender. Tetapi jangan biarkan fakta menghalangi sinyal kebajikan yang baik. Juga, bukankah kata-kata itu dilarang begitu saja?" ujar Boebert lewat Twitter pribadinya.

Lihat Sumber Artikel di Republika Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini