Profesor Penemu Ebola Wanti-wanti Dunia Soal Disease X, Waspada Ya karena...

Profesor Penemu Ebola Wanti-wanti Dunia Soal Disease X, Waspada Ya karena... Foto: Unsplash/National Cancer Institute

Dunia baru saja membuka jalan menuju kenormalan baru, seiring vaksinasi Covid-19 yang akan segera dilakukan. Namun, ancaman krisis kesehatan tampaknya belum berakhir.

Selain adanya mutasi virus corona baru, menurut laporan terbaru, dunia juga dihantui virus mematikan lain, seperti “disease X”. Penyakit apa itu?

Baca Juga: Rela Pergi Jauh untuk Hindari Corona, Pasangan Inggris Mampir ke Pulau Tanpa Penghuni

Disease X kemungkinan besar bisa menyebar secepat Covid-19, dan sama mematikannya dengan virus Ebola. Hal ini tidak lain dikonfirmasi oleh Profesor Jean-Jacques Muyembe Tamfum, ilmuwan yang menemukan virus Ebola pada tahun 1976. Menurutnya, manusia harus mewaspadai disease X karena virus itu kemungkinan lebih mematikan.

Istilah “disease X” berasal dari kata “unexpected” yang berarti bahwa penyakit tersebut belum diketahui dan bersifat hipotetis. Namun, penyakitnya bisa mematikan dan mungkin menyebabkan pandemi lain, mendatangkan malapetaka di seluruh dunia.

Tamfum mengatakan bahwa akan ada virus baru yang berpotensi fatal muncul dari hutan hujan tropis Afrika. Berbicara tentang kejadian yang pernah terjadi di masa lalu, Tamfum menyebut, penyakit seperti demam kuning, influenza, rabies, dan bahkan Covid-19 bisa menyebabkan epidemi atau pandemi.

“Pandemi di masa depan bisa lebih buruk daripada Covid-19," kata Tamfum seperti dilansir dari laman Times Now News pada Senin (4/1/2020).

Kasus pertama disease X

Menurut laporan Daily Mail, seorang pasien telah menunjukkan tanda-tanda awal demam berdarah. Pasien kemudian menjalani tes Ebola, tetapi dokter khawatir itu bisa menjadi gejala disease X.

Hasilnya, pasien itu dinyatakan negatif Ebola, dan laporan menunjukkan bahwa patogen baru dapat menyebar secepat Covid-19.

Lihat Sumber Artikel di Republika Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini