DPD: Pemekaran Papua Harus Perhatikan Kebutuhan Masyarakat

DPD: Pemekaran Papua Harus Perhatikan Kebutuhan Masyarakat Foto: Antara/Indrayadi TH

Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dari Papua Barat, Filep Wamafma, mengatakan pemekaran wilayah Papua tidak akan berdampak buruk bagi masyarakat Papua dan tidak serta merta menimbulkan wacana disintegarasi.

"Jangan pernah takut akan isu pemekaran. Keliru kalau menilai pemekaran menjadi sebuah opsi dalam mencegah disintegrasi. Papua itu sudah final NKRI," katanya, saat berbicara di Webinar Series Pusat Studi Kemanusiaan dan Pembangunan (PSKP) bertema 'Potensi Positif Pemekaran Bagi Papua' di Jakarta, Selasa (5/1). Baca Juga: Aktivis Papua Galak ke Hendropriyono: Apa Kapasitas Bapak di Negeri Ini?

Lanjutnya, ia mengatakan hal tersebut patut dipertanyakan apa alasan munculnya ketakutan yang terjadi lantaran isu pemekaran ini.

"Kalau takut, berarti ada apa-apanya," imbuhnya. Baca Juga: Pertamina Jamin Stok BBM untuk Natal dan Tahun Baru di Maluku Papua Tercukupi

Selain itu, ia juga menegaskan jika roh utama dari Otonomi Khusus (Otsus) yang ada di Papua ini sudah mengandung upaya mencegah disintegrasi.

Bicara soal dampak positif pemekaran Papua, Filep menegaskan hal itu otomatis  akan terjadi jika pemekaran memperhatikan kebutuhan masyarakat. 

"Jangan ada diskriminasi, terutama bagi warga asli Papua. Masyarakat Papua adalah stakeholder utama yang harus diikuti kemauannya," tegasnya lagi.

Selanjutnya
Halaman

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini