Memburuknya Krisis Alam Bawa Potensi Mengerikan yang Tertangkap Satelit, Apa Itu?

Memburuknya Krisis Alam Bawa Potensi Mengerikan yang Tertangkap Satelit, Apa Itu? Kredit Foto: Theguardian.com

Beberapa kebakaran tahun lalu dipicu oleh petir. Akan tetapi, kondisi ekstrem termasuk suhu yang memecahkan rekor, udara kering, angin kencang, dan kekeringan menyebabkan kebakaran merusak hutan di sekitarnya dan hingga rumah-rumah.

Sensor dari Visible Infrared Imaging Radiometer Suite (VIIRS) dan Ozone Mapping and Profiler Suite (OMPS), yang ditemukan di satelit NOAA-NASA Suomi NPP, mengumpulkan gambar harian dari gumpalan tebal partikel aerosol yang bertiup di seluruh AS Barat. Menurut NASA, gambaran itu berada pada skala yang jarang dilihat satelit dan para ilmuwan.

Kekeringan

Meskipun gambar yang ditunjukkan tampaknya menunjukkan oasis yang subur dan hijau, gambar yang diambil oleh Landsat NASA itu sebenarnya mengungkapkan cekungan sungai dari Sungai Parana di Argentina yang kering.

Cuaca hangat dan kekeringan yang tidak biasa di Brasil selatan, Paraguay, dan Argentina Utara dalam waktu yang lama menyebabkan sungai itu turun ke level terendah dalam beberapa dekade. Kekeringan tidak hanya berkontribusi pada peningkatan aktivitas kebakaran di sekitar delta dan daerah dataran banjir, tetapi juga mempengaruhi bisnis dan penduduk lokal.

Kapal-kapal karam dan permukaan air yang rendah menelan biaya jutaan dolar di industri biji-bijian. Aktivitas manusia telah dikaitkan dengan risiko kekeringan dunia sejak awal abad ke-20.

Gas rumah kaca yang dihasilkan oleh pembangkit listrik, pertanian, mobil, kereta api, dan aktivitas manusia secara umum telah memengaruhi risiko kekeringan. Para ahli memperkirakan bahwa kekeringan yang terkait dengan perubahan iklim akan memburuk.

Selanjutnya
Halaman

Lihat Sumber Artikel di Republika Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini