Biar Gak Bikin Susah, Buat Penyambut Ba'asyir Wajib Begini Kata Bupati Bogor

Biar Gak Bikin Susah, Buat Penyambut Ba'asyir Wajib Begini Kata Bupati Bogor Foto: Antara/Novrian Arbi

Bupati Bogor Ade Yasin mewajibkan keluarga maupun simpatisan narapidana terorisme Ustadz Abu Bakar Ba'asyir membawa hasil tes cepat Covid-19 atau rapid test antigen saat penjemputan di Lapas Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat, pada Jumat ini.

"Banyak yang datang ya terpaksa harus ikuti prokes (protokol kesehatan) dan surat rapid antigen. Jadi diperiksa dulu, ini pasti dari luar (Bogor)," ungkapnya di Cibinong, Bogor, Rabu (6/1/2021).

Ade juga mengimbau kepada massa Abu Bakar Ba'asyir agar tidak membuat kerumunan sehingga tidak terjadi polemik pelanggaran protokol kesehatan seperti yang melibatkan Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) di Megamendung, Bogor, beberapa waktu lalu.

"Nanti yang susah kita juga, jadi mudah-mudahan mengerti, jangan banyak bawa orang. Harus ada jaminan ya hasil rapid antigen itu," terang Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor itu.

Putra Abu Bakar Baasyir, Abdul Rahim Baasyir, menyebutkan bahwa keluarga akan melakukan pembatasan kunjungan simpatisan baik saat penjemputan di Lapas Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat, maupun saat tiba di kediaman, Ngruki, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

"Kami memang tidak ingin ada penyambutan. Jadi kami juga tidak mau ada kerumunan masyarakat yang nanti malah memudaratkan (kerugian) orang banyak," tutup Abdul Rahim.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini