Rouhani Tampar Trump: Demokrasi Barat Justru Lebih Lemah dan Rapuh

Rouhani Tampar Trump: Demokrasi Barat Justru Lebih Lemah dan Rapuh Foto: AP Photo

Presiden Iran, Hassan Rouhani menyebut demokrasi Barat "lemah dan rapuh”. Pernyataan ini datang di tengah aksi penyerbuan gedung US Capitol oleh simpatisan Donald Trump saat Kongres Amerika Serikat(AS) tengah bersidang untuk mengesahkan hasil pemilu AS.

Rouhani, dalam pidato yang disiarkan secara nasional, mengatakan bahwa peristiwa kekerasan yang terjadi di Washington D.C adalah akibat dari tindakan "populis"Trump.

Baca Juga: Iran Lagi-lagi Tunjukkan Mental Baja, Bilang Jari-jarinya Siap Pencet Pelatuk Senjata ke Arah AS

"Dia mencoreng citra negaranya dan merusak hubungan Amerika dengan seluruh dunia," kata Rouhani dalam pernyataannya, seperti dilansir Sputnik pada Tamis (7/1/2021).

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Inggris, Priti Patel menyebut bahwa retorika Trump dalam mempersoalkan kekalahannya dalam pemilihan presiden ASmengarah langsung ke kekerasan "mengerikan" di AS.

Patel mengatakan bahwa peristiwa itu mengerikan dan tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata. Menurutnya, Trump tidak hanya gagal untuk mengurangi kekerasan, tetapi juga telah memicunya.

Komentarnya langsung mengarah pada kekerasan, dan sejauh ini dia gagal mengutuk kekerasan itu dan itu sepenuhnya salah," kata Patel, yang bertanggung jawab atas keamanan dan kepolisian di Inggris .

Dia kemudian mengatakan, AS adalah "mercusuar demokrasi" dan sangat penting bahwa ada transisi ke pemerintahan Biden. "Amerika perlu maju," katanya.

Lihat Sumber Artikel di SINDOnews Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan SINDOnews. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab SINDOnews.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini