PSBB Harus Dibarengi dengan Kesadaran Masyarakat dalam Penerapan Prokes

PSBB Harus Dibarengi dengan Kesadaran Masyarakat dalam Penerapan Prokes Foto: Antara/Aprillio Akbar

Anggota Komisi IX DPR Muchamad Nabil Haroen menilai penetapan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jawa dan Bali oleh pemerintah merupakan upaya pencegahan meningkatnya persebaran Covid-19 dan usaha melawan pandemi. Namun demikian upaya tersebut juga harus dibarengi dengan kesadaran masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan (prokes). 

"Memang, kebijakan-kebijakan ini untuk penanganan saat ini, yang harus digabungkan dengan kesadaran keselamatan, penerapan protokol kesehatan dan menjaga diri dari sisi masyarakat," kata Nabil, Kamis (7/12).

Baca Juga: Banggar DPR Desak Pemerintah Terapkan PSBB Total dan Jamin Kebutuh Pokok Warga

Ia menjelaskan pembatasan dari PSBB yang dilakukan mulai dari penerapan aturan bekerja dari rumah yang 75 persen, pengurangan jam operasional pusat perbelanjaan, hingga penetapan pembelajaran daring untuk siswa di sekolah dan mahasiswa di universitas merupakan bentuk keseriusan pemerintah untuk terus menerapkan kebijakan adaptif di tengah pandemi.

Selain itu pemerintah dan aparat yang berwenang juga harus serius terhadap award, punishment dan konsekuensi kebijakan. Politikus PDI Perjuangan tersebut mengatakan, jika ada kawasan yang dari pemerintahan daerah dan warganya taat protokol serta berhasil menurunkan persebaran Covid, maka pemerintah juga harus memberikan apresiasi. 

"Sedangkan, mereka yang melanggar aturan terkait PSBB juga harus ada konsekuensi berupa denda atau hal lain yang mengikat. Jika tidak, aturan hanya akan kosong semata," ujarnya. 

"Sejurus dengan distribusi vaksin, kita memang harus terus menjaga protokol kesehatan, saling jaga, saling mengingatkan, bahwa untuk melawan pandemi, harus bersama-sama disiplin," imbuhnya.

Lihat Sumber Artikel di Republika Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini