Cara Meningkatkan Konversi Penjualan dalam Digital Marketing

Cara Meningkatkan Konversi Penjualan dalam Digital Marketing Foto: Unplash/Campaign Creators

Mengetahui apa itu konversi penjualan dan bagaimana cara melacaknya adalah sebuah hal yang penting, tapi apa yang sebenarnya Anda lakukan dengan data tingkat konversi Anda? Lebih penting lagi, bagaimana cara Anda dalam meningkatkan tingkat konversi Anda?

Pengoptimalan tingkat konveri adalah proses untuk mengoptimalkan landing page dan situs web Anda untuk menghasilkan lebih banyak konversi dari trafik situs Anda.

Baca Juga: Apa Itu Conversion Rate?

Hal terbaik yang bisa didapatkan adalah membantu Anda untuk mendapatkan hasil maksimal dari trafik yang sudah Anda miliki. Bahkan tanpa meningkatkan trafik ke situs Anda, meningkatkan rasio konversi Anda dari 1% menjadi 2% akan menggandakan konversi bisnis Anda.

Dapatkah Anda melihat mengapa meningkatkan konversi penjualan menjadi bagian penting dari strategi digital marketing Anda? Jika Anda tidak mengoptimalkan konversi penjualan Anda, maka Anda hanya akan membuang-buang anggaran saja. Untuk itu, berikut adalah panduan untuk meningkatkan konversi penjualan, khususnya bagi digital marketing.

Cara Untuk Meningkatkan Konversi Penjualan

A. Menguji Situs Anda

Jadi, bagaimana Anda mendapatkan semua konversi yang sudah hilang? Ini tidak sesulit yang Anda bayangkan. Berikut beberapa cara untuk mulai melakukannya:

1. Membuat Dedicated Landing Page

Jika Anda melakukan segala jenis iklan berbayar (Google Ads, Bing Ads, dll), Anda harus mengirimkan trafik kunjungan ke dedicated landing page. Ada banyak alasan terbaik untuk melakukan ini, tetapi alasan terpentingnya adalah pengoptimalan halaman. Jika Anda ingin membayar untuk mendapatkan trafik ke situs web, Anda perlu mengarahkan mereka ke laman yang dirancang untuk menjual produk Anda.

Landing page juga merupakan jenis halaman termudah untuk melakukan optimalisasi konversi penjualan. Jadi, Anda perlu mengirimkan trafik ke beranda situs, karena ini adalah tempat pertama pengguna memulai berinteraksi dengan situs web Anda.

2. Munculkan Hipotesis

Semua tes optimalisasi yang baik dimulai dengan hipotesis. Namun, untuk menyatukan hipotesis, Anda harus membuat beberapa tebakan cerdas tentang elemen situs mana yang memiliki pengaruh terbesar pada rasio konversi dan profitabilitas Anda.

Selanjutnya
Halaman

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini