Negara Gelontorkan Rp156 Miliar buat Perlindungan WNI, ke Mana Saja Alirannya?

Negara Gelontorkan Rp156 Miliar buat Perlindungan WNI, ke Mana Saja Alirannya? Foto: Antara/Teguh Prihatna

Kementerian Luar Negeri (Kemlu RI) menyiapkan anggaran Rp156 miliar untuk perlindungan warga negara Indonesia (WNI) di luar negeri selama 2021.

“Yang pasti jumlahnya lebih besar daripada yang kita alokasikan tahun lalu,” kata Direktur Jenderal Protokol dan Konsuler Kemlu RI Andy Rachmianto kepada wartawan, Senin (11/1/2021).\

Baca Juga: Dipanggil Kemenlu, Kedubes Jerman Minta Maaf Stafnya Datangi FPI

Anggaran tersebut terutama akan disalurkan kepada perwakilan-perwakilan RI di luar negeri, guna menangani dampak pandemi Covid-19.

Tahun lalu, Kemlu RI mengalokasikan Rp86 miliar untuk 59 perwakilan RI di luar negeri, khusus untuk penanganan Covid-19, termasuk di antaranya pemberian bantuan logistik dan tunai, pengadaan alat pelindung diri, pendampingan hukum, serta fasilitasi repatriasi WNI.

“Untuk 2021, meskipun vaksin sudah ditemukan, tetapi kita mengantisipasi kasus-kasus dampak pandemi, apalagi dengan varian (virus) baru pasti akan menjadi tantangan bagi diplomasi RI,” tutur Andy.

Dengan alokasi anggaran yang lebih besar, Andy berharap distribusinya dapat dilakukan secara proporsional dengan mempertimbangkan jumlah WNI di suatu negara, khususnya mereka yang termasuk kelompok rentan, kondisi fasilitas kesehatan dan sosial di negara tersebut, serta disesuaikan dengan kebijakan nasional Indonesia.

“Harapannya dengan alokasi anggaran yang lebih besar, perwakilan RI dapat memberikan respon yang cepat dan tepat dalam penanganan WNI di luar negeri,” kata mantan duta besar RI untuk Yordania merangkap Palestina itu.

Akibat Covid-19, pemerintah Indonesia telah memulangkan sekitar 172 ribu WNI ke Tanah Air selama 2020. Selain itu, hampir 600 ribu bantuan logistik dan kesehatan diberikan kepada WNI di lebih dari 60 negara selama masa pandemi.

Kemlu RI juga mencatat sekitar 2.400 WNI di luar negeri yang terpapar Covid-19, dengan 167 di antaranya meninggal dunia.

Namun, Andy menyebut dari jumlah 2.400 WNI yang terinfeksi virus corona, 70 persen di antaranya telah dinyatakan sembuh.

Lihat Sumber Artikel di Okezone Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Okezone. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Okezone.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini