Waspada Hoaks! Ada Chip di Vaksin Covid-19 Adalah Berita Bohong!

Waspada Hoaks! Ada Chip di Vaksin Covid-19 Adalah Berita Bohong! Foto: Sufri Yuliardi

Hoaks alias berita bohong semakin mudah tersebar belakangan ini, tidak terkecuali hoaks seputar vaksin dan vaksinasi Covid-19. Beberapa hoaks yang sempat mengkhawatirkan masyarakat adalah kabar bahwa vaksin Sinovac yang digunakan Indonesia merupakan yang paling lemah dari kandidat vaksin lainnya di dunia.

Tak berhenti sampai di sana, hoaks mengenai kematian seseorang yang menerima vaksin pun tak kalah gencarnya. Masih ada hoaks lainnya, yakni kabar bahwa ada chip yang dipasangkan di vaksin Covid-19. Kabar ini pun langsung dibantah oleh petugas. Baca Juga: Mekanisme Pelayanan Vaksinasi Covid-19 Nasional, Pahami Yuk!

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito, menegaskan bahwa tidak ada chip atau component management system yang tertanam dalam chip untuk melacak orang yang menerima vaksin Covid-19. Ia menambahkan, kode yang terdapat pada botol vaksin bukanlah kode yang menempel pada penerima vaksin, melainkan digunakan untuk melacak distribusi vaksin itu sendiri.

"Tidak ada chip dalam vaksin. Kegunaan barcode tersebut, semata-mata untuk pelacakan distribusi produk vaksin dan sama sekali tidak dapat difungsikan untuk melacak keberadaan masyarakat yang telah divaksin," tegas Wiku, Rabu, 20 Januari 2021. 

Ia menambahkan, di tengah upaya menekan penularan, masyarakat berperan penting untuk mencegah beredarnya hoaks atau berita palsu seputar Covid-19, vaksin, dan vaksinasi. Masyarakat diimbau untuk cermat dal memilah dan memastikan kembali informasi yang diterimanya itu.

"Masyarakat juga seharusnya tidak serta Merta menyebarkan informasi yang sifatnya hanya memprovokasi, terlebih lagi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan isinya," katanya lagi.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini