Cari Dana Segar dari Investor di Pasar Modal, Asuransi Jasa Tania Gelar Rights Issue

Cari Dana Segar dari Investor di Pasar Modal, Asuransi Jasa Tania Gelar Rights Issue Kredit Foto: Antara/M Risyal Hidayat

PT Asuransi Jasa Tania Tbk (ASJT) mencari dana segar dari pasar modal melalui penambahan modal dengan memberikan HMETD atau Rights Issue. Perseroan akan melakukan penambahan modal dengan memberikan HMETD kepada pemegang saham sebanyak-banyaknya 1 miliar lembar saham dengan nilai nominal Rp100 per lembar saham.

Sekretaris Perusahaan PT Asuransi Jasa Tania Tbk, Irfan Fahrudin mengatakan bahwa dana hasil rights issue akan digunakan untuk melakukan pemenuhan kewajiban permodalan juga akan dipergunakan untuk peningkatan kapasitas produksi (perolehan premi) dari kapasitas yang dimiliki berdasarkan modal yang telah disetor.

“kami juga akan melakukan pengembangan Teknologi Informasi dalam rangka penyediaan hardware dan software, serta pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk penguatan daya saing,” katanya, dalam keterbukaan informasi, di Jakarta, Kamis (21/1/2021).

Baca Juga: Perusahaan menara Sandiaga Uno dapat Fasilitas Pinjaman Dana Seniali Triliunan Rupiah

Lenih lanjut Ia mnuturkan bahwa rencana penambahan modal akan berpengaruh positif terhadap ASJT antara lain, akan memperoleh tambahan modal baru yang akan memperkuat struktur permodalan Perseroan untuk mendukung rencana pengembangan usaha dan menghadapi kemungkinan risiko usaha, meningkatkan jumlah saham yang beredar, sehingga dengan adanya penambahan modal dengan memberikan HMETD diharapkan menambah jumlah saham di pasar," tutur I dalam keterbukaan Informasi, Kamis.

“Ini juga akan meningkatkan likuiditas saham ASJT dan peningkatan modal dalam jangka panjang diharapkan akan dapat meningkatkan daya saing usaha serta peningkatan hasil nilai investasi bagi pemegang saham,” terangnya.

Adapun, batas akhir pendaftaran (Recording Date) pemegang saham yang dapat hadir dalam RUPSLB adalah 3 Februari 2021 dan RUPSLB dalam rangka meminta persetujuan pemegang saham digelar pada 26 Februari 2021.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini