Sekretaris Pers Joe Biden Tampil di Muka Publik, Ternyata Bisa Gaet Hati Awak Media

Sekretaris Pers Joe Biden Tampil di Muka Publik, Ternyata Bisa Gaet Hati Awak Media Kredit Foto: Getty Images/Chip Somodevilla

Pergantian presiden Amerika Serikat (AS) dari Presiden Donald Trump ke Presiden Joe Biden merubah wajah Gedung Putih. Sejumlah wajah baru kini muncul sebagai pembantu presiden Amerika Serikat (AS) ke-46 itu, salah satunya adalah sekretaris pers Gedung Putih yang langsung memikat hati korps media.

Jen Psaki berhasil mencuri perhatian saat ia untuk pertama kalinya menyapa media di hari pertamanya bekerja. Dalam pidatonya, Psaki berjanji untuk mengembalikan kebenaran dan transparansi ke ruang rapat Gedung Putih. Dalam kesempatan itu, ia berjanji untuk berbagi "informasi akurat" dengan Amerika dan dunia.

Baca Juga: Biden Teken Perintah Eksekutif Lain, Cabut Larangan Muslim hingga Tembok Perbatasan

Meskipun merupakan pengarahan yang relatif lancar, ada beberapa bagian menarik yang disampaikan oleh Psaki, termasuk informasi tentang surat Trump kepada Biden, yang disebutnya murah hati dan ramah.

Psaki menjawab banyak pertanyaan saat dia menyoroti hari pertama Biden menjabat, yang tidak membuang waktu untuk mewujudkan janjinya kepada orang-orang.

Ketika Presiden AS yang baru mengambil tugas besar di hadapannya, begitu pula Psaki, peran yang tidak menyenangkan untuk mencoba menempa jalan baru ke depan tanpa teriakan "berita palsu".

"Saya tidak akan pernah berbohong kepada Anda dan berkomitmen untuk berbagi informasi bahkan ketika sulit untuk didengar," janji Psaki seperti dikutip dari New Zealand Herald, Jumat (22/1/2021).

Psaki mengatakan kepada media hanya tujuh jam setelah Presiden ke-46 dilantik dia telah memintanya untuk bekerja membangun kembali kepercayaan rakyat Amerika sebagai bagian dari tim komunikasi senior yang semuanya perempuan.

"Dia meminta saya untuk memastikan kami mengkomunikasikan tentang kebijakan di seluruh pemerintahan Biden-Harris dan pekerjaan yang dilakukan timnya setiap hari atas nama semua orang Amerika," ungkapnya.

Selanjutnya
Halaman

Lihat Sumber Artikel di SINDOnews Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan SINDOnews. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab SINDOnews.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terkini