Investor Asing Marak Membeli Kala Indeks Terkapar, Saham Bank Besar Jadi Sasaran Empuk!

Investor Asing Marak Membeli Kala Indeks Terkapar, Saham Bank Besar Jadi Sasaran Empuk! Foto: Antara/Hafidz Mubarak A

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terjungkal 106.76 poin atau 1,66% hingga berakhir di posisi 6,307.12 pada perdagangan 22 Januari 2021.

Seluruh sektor saham di pasar modal pun kompak terjerembab ke zona merah yang dipimpin oleh sektor pertambangan yang anjlok 4,09%, infrastruktur 2,82%, properti 2,62%, agri 2,15%, dan Industri dasar 2,06%.

Di saat pasar modal berkubang di zona merah, investor asing malah melakukan pembelian hingga senilai Rp71,73 miliar. 

Baca Juga: Asing Lagi Doyan Belanja, Saham Grup Djarum dan Bank Besar Dimakan Semua

Asing masih rajin mengoleksi saham-saham perbankan seperti PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI).

Pada saham BCA, asing terlihat menggelontorkan dana hingga senilai Rp196,8 miliar, saham bank Grup Djarum pun terapresiasi 25 poin atau 0,07% ke Rp35.400 per saham.

Sementara, di Bank Mandiri imvestor asing melakukan aksi beli bersih Rp169,9 miliar. Namun, derasnya aksi jual investor domestik membuat saham BMRI terpelanting 50 poin atau 0,69% ke posisi Rp7.200 per saham.

Baca Juga: Saat Kalian Sibuk Jual, Asing Malah Asik Beli dengan Menghamburkan Uang ke Saham-saham Ini

Nah, asing juga memborong saham BRI hingga Rp149,6 miliar. Lagi-lagi keputusan investor domestik untuk angkat kaki dari induk BRI Syariah ini membuat harga saham BBRI terkapar 70 poin atau 1,46% sehingga bertengger di harga Rp4.720 per saham.

Sebagai catatan, sejumlah 17,33 miliar saham diperdagangkan dengan frekuensi 1.438.601 kali dan membukukan nilai transaksi harian sebesar Rp17,15 triliun. Pergerakan saham yang terpantau meliputi 107 saham naik, 396 saham turun, dan 128 saham lainnya stagnan. Indeks sepanjang hari ini pun sempat terpuruk hingga menyentuh level terbawah di angka 6.283,31.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini