PLN Bersama Perhutani dan PTPN Sediakan Biomassa bagi PLTU

PLN Bersama Perhutani dan PTPN Sediakan Biomassa bagi PLTU Kredit Foto: Antara/Indrayadi TH

PT PLN menandatangani nota kesepahaman (MoU) kerja sama penyediaan biomassa untuk PLTU Batubara dengan Perhutani dan PTPN di Jakarta, Jumat, (22/1/2021).

Direktur Mega Proyek PLN Ikhsan Asaad mengatakan melalui kerja sama ini PLN akan mendapatkan pasokan biomassa dari kedua BUMN tersebut. Kerjasama tersebut merupakan upaya PLN dalam meningkatkan bauran energi ekonomi nasional sebesar 23%, penurunan emisi gas rumah kaca dan emisi karbon melalui cofiring yang mengganti sebagian batu bara dengan biomassa. 

Baca Juga: Dorong Ekonomi Kerakyatan, PLN dan Pemkab Ende Kembangkan Penggunaan Biomassa

"PLN melalui program transformasi green telah laksanakan program cofiring pada PLTU batubara melalui substitusi sebagian bahan bakar batubara dengan biomassa, program cofiring dapat lebih cepat dilakukan karena dilaksanakan pada pembangkit eksisting PLN," kata Ikhsan dalam konferensi pers virtual, Jumat (22/1/2021).

Ikhsan menuturkan inisiatif program green PLN telah dilakukan sejak 2017 dan mulai diuji coba pada 2019 dan 2020 terhadap 52 lokasi PLTU PLN dengan kapasitas 18.154 MW berpotensi dilakukan cofiring dengan biomassa.

Dalam kegiatan cofiring, tutur Ikhsan, sebagian volume batubara untuk bahan bakar PLTU akan digantikan biomassa jenis tanaman energi atau sampah dengan kebutuhan biomassa mencapai 9 juta ton sampai 12 juta ton per tahun. Ikshan menyampaikan implementasi peta jalan cofiring PLTU PLN akan dilakukan secara bertahap hingga mencapai 100 persen pada 2024.

"Pada 2020, uji coba di 29 PLTU PLN hasilnya kualitas emisi jauh lebih baik. Setelah uji coba, akan masuk implementasi yang sebelumnya memerlukan rekomendasi teknis dari Puslitbang PLN," tutur Ikhsan. 

Ikhsan mengatakan dari 52 PLTU tersebut, enam PLTU yang meliputi PLTU Paiton dan PLTU Pacitan di Jawa Timur, PLTU Jeranjang di NTB, PLTU Surayala di Banten, PLTU Sanggau dan PLTU Ketapang di Kalimantan Barat telah memasuki commercial operation. PLN berencana melakukan uji coba terhadap 17 lokasi lain pada tahun ini.

"Adapun MoU yang kita laksanakan hari ini lingkupnya meliputi ketersediaan bahan baku berikut analisis rantai pasok yang efisien dan sustain serta implementasi kerja sama penyediaan bahan bakar biomassa untuk PLTU PLN," katanya

Selanjutnya
Halaman

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini