Satgas IDI Nilai Perpanjangan PPKM Kurang Efektif Bendung Covid-19

Satgas IDI Nilai Perpanjangan PPKM Kurang Efektif Bendung Covid-19 Kredit Foto: Antara/Muhammad Iqbal

Ketua Satgas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Prof Zubairi Djoerban menyatakan bahwa perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) tidak cukup efektif untuk membendung penambahan kasus corona.

Menurut Prof Zubairi, PPKM perlu dibarengi upaya dan usaha tambahan lainnya agar dapat efektif dalam memutus mata rantai penyebaran virus corona. Salah satunya yakni, dengan mencuci tangan dengan sabun, memakai masker, dan menghindari kerumunan.

"Jadi PPKM saja tidak cukup untuk membendung penambahan kasus, jadi untuk itu diperlukan banyak upaya, usaha yang semua harus dikerjakan, baik untuk PPKM ataupun PSBB ataupun lockdown maupun dengan vaksinasi, ataupun dengan penerapan prokes, masker, cuci tangan, jangan kumpul," ujar Prof Zubairi saat dikonfirmasi, Sabtu (23/1/2021).

Baca Juga: Ahli: Risiko Kematian Covid Meningkat Bila Sudah Sesak Napas

Di sisi lain, Prof Zubairi juga turut angkat bicara ihwal kasus corona yang bertambah signifikan setiap hari di Indonesia. Menurutnya, penambahan kasus corona bukan hanya terjadi di Indonesia, tetapi, hampir di seluruh dunia.

Ia pun meminta agar masyarakat tidak terlalu panik.

"Kita juga tidak perlu terlalu panik jika melihat kita ini negara dengan penduduk 270 juta, penduduk paling banyak keempat di dunia setelah Cina, India, Amerika, baru Indonesia, namun kalau di ranking jumlah kasus covid, kita masih lumayan, ranking 19 atau 20," tuturnya.

Lihat Sumber Artikel di Okezone Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Okezone. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Okezone.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini