Kedai Nasi Kapau Pak Ciman dan Klinik Dermatologi Kini Hadir di Bintaro

Kedai Nasi Kapau Pak Ciman dan Klinik Dermatologi Kini Hadir di Bintaro Kredit Foto: Istimewa

Dalam membangun bisnis kolaborasi sering kali dilakukan untuk mencapai tujuan bersama, memajukan bisnisnya. Namun kolaborasi yang satu ini tergolong unik, bagaimana tidak, Kedai Nasi Kapau Pak Ciman yang notabene restoran makan, berkolaborasi dengan Clinic Rayendra Dermatology & Aesthetic Center, yang tak lain sebuah klinik kecantikan

Kolaborasi tersebut terlaksana, karena keduanya kebetulan membuka cabang di tempat yang sama, yakni di Heritage Bintaro Junction, dimana Kedai Nasi Kapau menempati lantai 2 dan Clinic Rayendra Dermatology menempati lantai 3 bangunan yang sama. Diketahui, keduanya juga baru saja membuka cabang di lokasi tersebut, belum lama ini. 

Baca Juga: 15 Pengusaha Kuliner Naik Kelas di Program Akselerator GoFood, Dipilih Sama Chef Arnold!

Namun dari kolaborasi tersebut, keduanya mengklaim sama-sama menawarkan produk untuk kesehatan, dimana Nasi Kapau dipadukan dengan menu Nasi Shirataki yang dinilai lebih sehat, karena rendah kadar karbohidrat dan kalori. Sementara Clinik Rayendra Dermatology, menawarkan beragam treatment, untuk menjaga kesehatan dan kecantikan kulit wajah, melalui tangan – tangan yang profesional dibidangnya. 

Lebih lanjut Ivan Fadillah, selaku owner Kedai Nasi Pak Ciman mengatakan, sebagai brand ternama yang dikenal dengan kuliner khas minangnya, Kedai Pak Ciman terus berinovasi dengan varian menu yang ditawarkan. Salah satu varian yang mampu mencuri perhatian adalah penggunaan shirataki rice, atau nasi shirataki sebagai alternatif nasi putih biasa. 

Nasi shirataki dinilai lebih sehat dengan kadar karbohidrat dan kalori yang sangat rendah, sehingga bagus dikonsumsi. Terlebih bagi mereka yang tengah melakukan program diet ataupun yang benar – benar memperhatikan asupan makanan untuk kesehatan dan menjaga penampilan. Kendati terinspirasi dari negeri sakura, akan tetapi nasi shirataki justru mampu berbaur dengan rasa masakan minang, yang disajikan di kedai pak ciman. 

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Selanjutnya
Halaman

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini