Sumenep Kembali Dihebohkan Kasus Pengambilan Jenazah Covid-19

Sumenep Kembali Dihebohkan Kasus Pengambilan Jenazah Covid-19 Foto: Antara/Muhammad Adimaja

Tim Satuan Tugas (Satgas) COVID-19 Sumenep menelusuri warga yang terlibat kontak langsung dalam kasus pengambilan paksa jenazah pasien positif COVID-19 di Rumah Sakit Islam (RSI) Garam Kalianget pada 24 Januari 2021.

"Ini kami lakukan, guna menekan penyebaran COVID-19, terutama yang terlibat kontak erat dengan jenazah," kata Humas Satgas COVID-19 Pemkab Sumenep Ferdiansyah Tetrajaya di Sumenep, Senin.

Jenazah COVID-19 yang diambil paksa dari RSI Garam Sumenep oleh keluarganya, Senin ini, dengan memakai bed rail atau tempat tidur pasien beroda, dan didorong oleh para kerabat dan keluarganya menuju rumah duka di Desa Nambakor, Kecamatan Saronggi, Sumenep.

Namun, dalam jarak sekitar 1 meter dari RSI Garam Sumenep, sebuah mobil ambulans desa, menjemput sang jenazah hingga diantar ke rumah duka.

Pihak keluarga beralasan membawa paksa jenazah pasien COVID-19 itu karena tidak ada ambulans yang mau membawanya, namun pihak RSI Garam Kalianget membantah hal itu dan menurutnya karena masih dalam persiapan tim yang hendak menangani jenazah, karena yang bersangkutan positif COVID-19.

Pihak RSI Garam Kalianget Sumenep menjelaskan pasien datang ke RSI Garam Kalianget, Sumenep pada tanggal 11 Januari 2021.

Selanjutnya
Halaman

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini