Hati-hati... Jarum Suntik Bisa Patah Ketika Berikan Vaksin Covid-19

Hati-hati... Jarum Suntik Bisa Patah Ketika  Berikan Vaksin Covid-19 Foto: Sufri Yuliardi

Pelaksanaan vaksinasi COVID-19 di Kabupaten Banyumas, yang dilaksanakan secara serentak di setiap kecamatan, diwarnai dengan patahnya jarum suntik untuk menyuntikkan vaksin COVID-19 .

Kejadian tersebut berlangsung di Puskeskas Jatilawang. Gara-gara petugas vaksinasi COVID-19 grogi saat menjalankan tugasnya, jarum suntik untuk menyuntikkan vaksin sampai patah. Petugas Puskesmas ini, segera mengganti jarum suntik yang patah saat digunakan untuk menyedot cairan vaksin dalam botol.

Baca Juga: Guru Diusulkan Masuk Prioritas untuk Dapatkan Vaksinasi Covid-19

Rizki, petugas vaksinator yang bertugas di Puskesmas Jatilawang, mengaku grogi karena ini merupakan pertama kali melakukan vaskinasi COVID-19 . Apalagi yang divaksin adalah atasannya langsung, yaitu Kepala Puskesmas Jatilawang. "Bisa cepat teratasi, sehingga vaksinasi selanjutnya berjalan dengan lancar," tuturnya.

Kepala Puskesmas Jatilawang, Tulus Budi menyatakan, vaksinasi COVID-19 ini dilaksanakan secara serempak di seluruh Kabupaten Banyumas. Pelaksanaannya dilakukan di masing-masing kecamatan. "Ada 20 tenaga medis yang menjalani vaksinasi pertama di Puskesmas Jatilawang," tuturnya.

Proses vaksinasi sendiri dilakukan melalui beberapa tahapan, yakni proses pendataan, lalu dilanjutkan proses pemeriksaan kesiapan fisik dan mental. Setelah itu, dilanjutkan dengan penyuntikan vaksin . Usai vaksinasi dibutuhkan waktu sekitar 30 menit untuk melihat kondisi setelah divaksin, bila dalam kondisi sehat petugas segera melakukan pendataan kondisi tervaksin.

Lihat Sumber Artikel di SINDOnews Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan SINDOnews. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab SINDOnews.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini