Kerajaan Bisnis Facebook Terancam Goyang, Karena Joe Biden Mau Cabut ....

Kerajaan Bisnis Facebook Terancam Goyang, Karena Joe Biden Mau Cabut .... Kredit Foto: Antara/REUTERS/Jonathan Ernst

Presiden baru Amerika Serikat (AS), Joe Biden berpotensi mengganggu kerajaan bisnis Facebook milik Mark Zuckerberg. Mengapa demikian?

Facebook banyak menuai kritik sejak skandal Cambridge Analytica; begitu juga pada 2016, ketika hoaks dan propaganda di platform Facebook mendukung kemenangan Donald Trump pada 2016.

Apalagi, setahun yang lalu, mengutip BBC, Selasa (26/1/2021), Biden berujar, "Saya tak pernah jadi penggemar Facebook. Saya tak pernah jadi penggemar berat Zuckerberg. Menurut saya, ia tergolong masalah yang nyata."

Baca Juga: Huawei Mau Jual Merek HP Premium, yang Benar?

Baca Juga: Pertimbangkan IPO di Amerika, Grab Pilih 2 Lembaga Keuangan Ini

Tak hanya Biden, berhari-hari setelah kemenangan Biden, Wakil Kepala Komunikasi Biden, Bill Russo juga menyinggung hal serupa terkait Facebook.

"Jika Anda kira disinformasi merupakan masalah selama pemilu, tunggu sampai Anda melihat cara platform itu merusak struktur demokrasi kita di hari-hari berikutnya," ujar Russo.

Maka dari itu, Joe Biden bisa saja meluncurkan dan menerapkan kebijakan yang menyulitkan bisnis Facebook dan berbagai anak usahanya.

Sebagai contoh, Facebook dan Zuckerberg akan terancam jika Biden mencabut aturan Section 203. Sebab, ayat itu melindungi para perusahaan teknologi sehingga tak perlu bertanggung jawab atas konten yang beredar di platform-nya.

Jika Biden benar-benar mencabut aturan itu, maka Facebook wajib bertanggung jawab atas berbagai konten yang penggunanya unggah sehingga bisa terjadi penuntutan.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terkini