Bingung Sama Kelakuan PA 212, Dulu Parno, Eh Sekarang Ngerongrong Kapolri Bebaskan Rizieq

Bingung Sama Kelakuan PA 212, Dulu Parno, Eh Sekarang Ngerongrong Kapolri Bebaskan Rizieq Kredit Foto: Istimewa

Wakil Sekjen Persaudaraan Alumni 212 (PA 212) Novel Bamukmin langsung menagih janji Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, usai dirinya resmi dilantik menjadi Kapolri.

Diketahui, dalam janjinya, pucuk pimpinan Korps Bhayangkara ini berjanji akan menghilangkan istilah kriminalisasi ulama. Baca Juga: Ketua PBNU Ke Kapolri Listyo Sigit, Ingatkan Hal Ini Agar Indonesia Tak Hancur

Karena itu, pihak Novel pun menantang Jenderal Listyo. “Kalau memang serius dengan komitmen ingin menghentikan kriminalisasi terhadap ulama, tentunya Kapolri yang baru dilantik saat ini bisa merealisasikan komitmennya,” katanya, dilansir PojokSatu.id, Jumat (28/1/2021).

Selain itu, ia juga mengaku pihaknya tidak mempermasalahkan Listyo beragama non muslim. Hanya saja, ia berharap agar mantan Kapolri baru dapat membuat terobosan yang menjadi prioritas, yakni dengan mendahulukan kasus-kasus yang kini menyeret sejumlah ulama. Baca Juga: Kasus SHGU Habib Rizieq di Megamendung, Polisi Terima 27 Laporan

Seperti kasus, Habib Rizieq Shihab, Ustad Maaher, dan Sugi Nur alias Gus Nur.

Pintanya, dalam kasus-kasus yang menyangkut ulama itu, Kapolri harus menerbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3).

“Caranya, dengan membebaskan IB HRS, Ustaz Maher, dan Gusnur serta ulama lain saat ini mempunyai setatus belum SP3,” ujarnya.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Selanjutnya
Halaman

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini