Happy Play Indonesia Tawarkan Buka Peluang Usaha Sebagai Reseller

Happy Play Indonesia Tawarkan Buka Peluang Usaha Sebagai Reseller Kredit Foto: Dok. Happy Play

Ketika kita melihat anak-anak ceria bermain, tertawa lepas, dan hidup penuh kebahagiaan secara langsung ikut membuat semua mata yang melihatnya ikut bahagia. Terinspirasi dari sebuah mimpi untuk memberikan kebahagiaan kepada anak-anak di seluruh Indonesia Happy Play Indonesia menyediakan beragam permainan favorit.Baca Juga: Dimulai dari Timur, BSSN Berikan Panduan Singkat Bagi Pebisnis Online di Era Digital

Salah satu cara untuk membuat anak-anak berbahagia adalah dengan menyediakan permainan-permainan sehingga anak bisa melakukan aktivitas favorit mereka, yaitu bermain. Lalu permainan seperti apa yang baik untuk tumbuh kembang anak? Pastinya permainan dengan unsur edukatif! 

Sayangnya untuk memenuhi kebahagiaan anak ini, kita dihadapkan pada situasi yang miris dimana banyak permainan dalam taman bermain yang tidak aman. Mulai dari bahan baku tidak standar sehingga cepat rusak, pewarna berbahaya, sampai material yang berkarat di banyak permainan sehingga tidak safety bahkan ditemukan kandungan timbal yang sangat berbahaya untuk anak. Kita pasti sering menemukan permainan dengan kualitas kurang baik ini di taman-taman, tempat PAUD, sekolah, dan banyak public space di sekitar kita. 

Melihat hal ini, Jhonny dan Erlina selaku Founder Happy Play Indonesia, dalam keterangan tertulisnya, Senin (1/2/2021), mengatakan pihaknya mendirikan Happy Play untuk menyediakan permainan anak terbaik demi kebagaiaan anak-anak di seluruh Indonesia. Happy Play Indonesia menghadirkan permainan anak berkualitas ber-SNI dan bersertifikat ISO (Internasional) dari bahan terbaik seperti plastik LLDPE Food Grade Anti-Timbal yang didukung oleh kerangka besi kuat yaitu besi Galvanish Anti-Karat, sampai pewarnaan menggunakan Powder Coating yang aman sehingga dijamin aman untuk anak bermain.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Selanjutnya
Halaman

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini