Banyak Kabar Gembira, Nilai Tukar Rupiah Mau Dibawa ke Mana?

Banyak Kabar Gembira, Nilai Tukar Rupiah Mau Dibawa ke Mana? Kredit Foto: Sufri Yuliardi

Dolar AS unggul melawan hampir semua mata uang dunia ketika publik dihadapkan oleh sejumlah kabar baik dari Negeri Paman Sam. Bukan hanya data pekerjaan yang mengindikasikan angka pengangguran terus menurun, pemulihan imbal hasil US Treasury juga turut menjadi amunisi bagi dolar AS untuk menguat.

"Pemulihan dolar AS dipicu oleh rebound imbal hasil dan peningkatan ekspektasi inflasi. Ini mendukung dolar AS yang sekarang memiliki lebih banyak ruang untuk menguat," tegas Ahli Strategi Valuta Asing Senior di IG Securities, Junichi Ishikawa, dilansir dari Reuters, Kamis, 4 Februari 2021. Baca Juga: Tekor Parah! Harga Emas Antam Sudah Kontraksi Belasan Ribu Rupiah!

Melansir dari RTI, dolar AS kini unggul secara global, termasuk di hadapan euro, poundsterling, dolar New Zealand, dolar Kanada, franc, yuan, yen won, dolar Singapura, baht, dolar Taiwan, dan rupiah. Meski begitu, penguatan dolar AS atas rupiah terbilang tipis di kisaran Rp13.900 per dolar AS. Baca Juga: Nyesek Sih! Harga Emas Rontok Berkeping-Keping, Cuan Melayang!

Sampai dengan pukul 10.32 WIB, nilai tukar rupiah melemah -0,06% ke level Rp13.963 per dolar AS. Rupiah juga tengah tertekan oleh dolar Australia (-0,15%). Sementara itu, rupiah unggul tipis melawan poundsterling (0,09%) dan euro (0,04%). 

Performa rupiah terbilang tidak begitu perkasa saat berhadapan dengan mata uang regional. Mata uang Garuda kini unggul atas won (0,40%), baht (0,13%), dolar Singapura (0,10%), dan ringgit (0,09%). Selebihnya, rupiah memerah atas dolar Hong Kong (-0,06%), dolar Taiwan (-0,06%), yuan (-0,05%), dan yen (-0,04%). 

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini