Temukan Kelemahan Platform Aset Kripto, Peretas Ini Dapat Hadiah Miliaran Rupiah

Temukan Kelemahan Platform Aset Kripto, Peretas Ini Dapat Hadiah Miliaran Rupiah Foto: Reuters/Dado Ruvic

Karena menemukan kerentanan di platform penjualan aset kripto Armor, peretas kerah putih berhasil mendapat kompensasi jutaan dolar.

Itu terjadi dalam program bug bounty di mana pengidentifikasi kekutu (bug) mendapat hadiah jika berhasil melaporkan bug--khususnya yang berkaitan dengan eksploitasi dan kerentanan keamanan.

Pada 3 Februari, ArmorFi mengumumkan 2 nama yang menemukan bug kritis di kontrak pintarnya. "Alexander Schlindwein dari Idea Markets telah mengidentifikasi kekutu kritis dalam kontrak pintar," begitulah informasi yang WE lansir dari Cointelegraph, Senin (8/2/2021).

Baca Juga: 'Bitcoin Bukan Lagi Aset dengan Harga Mudah Jatuh', Kata ....

Baca Juga: Bisnis GrabFood Makin Tokcer, Transaksinya Capai Angka ....

Jika perusahaan tidak menambalnya, maka kekutu itu melahirkan kerentanan yang berisiko menguras seluruh dana dari kontrak penjaminan emisi ArmorFi.

Berkat itu, Schlindwein menerima 1 juta token Armor (cryptocurrency, red) senilai 700 ribu dolar AS (sekitar Rp9,8 miliar) saat pengumuman.

Akan tetapi, berita tersebut meningkatkan kepercayaan pasar terhadap ArmorFi, mendorong harga Armor melesat ke level 1,58 dolar AS. Artinya, kompensasi yang Schlindwein setara dengan 1,5 juta dolar AS (sekitar Rp21 miliar).

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini