Miliarder Pendiri Huawei: Semoga Pemerintahan Joe Biden Terbuka

Miliarder Pendiri Huawei: Semoga Pemerintahan Joe Biden Terbuka Foto: REUTERS/Hannibal Hanschke

Bos Huawei, Ren Zhengfei meyakini pemerintahan Joe Biden akan mengutamakan kepentingan bisnis Amerika Serikat (AS) dalam mengambil kebijakan terhadap perusahaannya.

Tak hanya itu, berdasarkan pernyataan yang Warta Ekonomi lansir dari Reuters, Selasa (9/2/2021), Huawei juga masih berharap mendapat izin membeli produk perusahaan AS.

"Dengan memasok perusahaan China, kinerja keuangan perusahaan-perusahaan AS pun akan kondusif," ujar Ren.

Baca Juga: Kisah Perusahaan Raksasa: Tesla, Produsen Mobil yang Habis Borong Bitcoin

Baca Juga: Beli Mobil Tesla Akan Bisa Pakai Bitcoin, yang Benar?

Sebelumnya, Huawei berada di bawah tekanan pemerintahan Donald Trump karena mereka masuk ke Daftar Hitam Perdagangan AS pada Mei 2019, dengan tuduhan membahayakan keamanan nasional. Huawei berulang kali membantahnya. Trump dan jajarannya melarang Huawei berbisnis dengan perusahaan AS; memutuskan akses Huawei ke perusahaan chip Taiwan Semiconductor Manufacturing Co Ltd (TSMC).

Ren menyatakan, masih sulit bagi Huawei keluar dari daftar hitam itu; namun, mereka berharap bisa kembali memasok teknologi dari AS.

"Kami berharap pemerintahan baru akan meneraokan kebijakan terbuka demi kepentingan perusahaan Amerika dan juga perkembangan ekonomi AS," imbuh Ren.

Ia juga merasa yakin kalau Huawei dapat bertahan walau bisnis ponsel pintarnya masih berada di bawah tekanan Negeri Paman Sam.

Pada 2020, Huawei mencatatkan pertumbuhan positif dari segi pendapatan dan laba bersih; tingkat kepercayaan dari pelanggan pun meningkat signifikan.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini