Cara Membangun Engagement dengan Konsumen

Cara Membangun Engagement dengan Konsumen Kredit Foto: Indianaexpress.com

Kita hidup di dunia yang selalu aktif dan pelanggan mengharapkan brand Anda untuk dapat mengantisipasi dan memenuhi kebutuhan mereka dengan cepat. Bagi pemasar, hal ini berarti selaput antara layanan pelanggan dan pemasaran makin tipis. Saat ini, pengalaman pelanggan lebih dari sekadar penjualan, tetapi ini juga tentang perasaan yang ingin didengar, mendapatkan jawaban atas pertanyaan mereka, mengatasi masalah mereka, dan merasakan hubungan dan keterkaitan emosional dengan brand.

Selain pemasaran dan layanan pelanggan, brand juga perlu memikirkan tentang engagement dengan pelanggan. Membangun hubungan dengan konsumen telah lama menjadi kunci untuk menciptakan bisnis yang sukses. Misalnya, konsumen jelas akan menyukainya saat barista kopi mengetahui nama dan minuman favoritnya. Pelanggan seperti itu mungkin adalah pelanggan setia, pelanggan tetap, dan akan bangga membawa teman-teman mereka ke kedai kopi lokal pilihan mereka.

Baca Juga: Mari Mengenal Apa Itu Brand Awareness

Koneksi semacam itu tidak hanya berlaku untuk kafe lokal. Perusahaan dari semua ukuran dan industri dapat memanfaatkan ide ini dengan strategi engagement pelanggan dan bahkan bisnis online dapat memiliki pelanggan yang sangat terlibat di dalamnya. Engagement dengan pelanggan yang sangat baik sangat penting bagi brand modern. Ini dapat membantu Anda meningkatkan pengakuan brand, menumbuhkan loyalitas pelanggan, serta meningkatkan pendapatan Anda.

Apa itu Strategi Engagement?

Strategi engagement adalah cara untuk mendorong pelanggan Anda agar terus berinteraksi dan berbagi pengalaman yang Anda buat untuk mereka. Jika dijalankan dengan baik, strategi untuk mengoptimalkan engagement dengan pelanggan akan mendorong pertumbuhan dan loyalitas brand.

Bisnis yang berfokus pada engagement pelanggan tentu saja bertujuan untuk menciptakan nilai atau value, bukan hanya sekadar ekstraksi pendapatan saja. Mereka memberi konsumen sesuatu yang sangat berarti di luar promosi penjualan, antara lain: pengalaman pelanggan yang brilian, konten yang hebat, atau layanan pelanggan yang interaktif.

Manfaat Engagement Bagi Bisnis Anda

Retensi pelanggan ditingkatkan: Upaya pemasaran Anda tidak boleh berhenti setelah pelanggan melakukan konversi. Strategi engagement pelanggan dapat membantu Anda meningkatkan retensi pelanggan dan mendorong pembelian berulang. Melalui upaya meningkatkan engagement dengan pelanggan, mereka mungkin mulai merasa lebih terhubung dengan brand Anda dan akhirnya menjadi pelanggan yang setia.

Peningkatan penjualan dan pendapatan: Pelanggan yang merasa terlibat cenderung akan melakukan pembelian lebih sering dan lebih banyak lagi. Engagement yang tinggi juga meningkatkan kemungkinan Anda berhasil menjual lebih banyak barang lagi. Penelitian oleh Gallup menemukan bahwa pelanggan yang terlibat penuh mewakili premi 23% dalam hal profitabilitas, pertumbuhan pendapatan, dan pertumbuhan relasi dibandingkan dengan pelanggan biasa.

Promosi gratis: Ketika pelanggan menjadi terlibat, mereka akan bangga menjadi bagian dari brand Anda dan dengan senang hati akan memberi tahu teman, keluarga, dan pengikut media sosial mereka tentang brand Anda. Pelanggan seperti ini telah memberi Anda promosi gratis-dan publisitas yang sangat andal. Teman dan keluarga adalah sumber informasi brand yang paling tepercaya di antara konsumen.

Peningkatan brand awareness: Strategi engagement pelanggan yang efektif juga dapat membantu meningkatkan brand awareness Anda. Untuk meningkatkan engagement, Anda perlu menciptakan kepribadian brand yang kuat dan dapat berinteraksi dengan pelanggan di berbagai media sehingga dapat membuat brand Anda lebih terlihat. Pelanggan Anda yang sudah terlibat juga kemungkinan besar akan meningkatkan awareness terhadap brand Anda dengan membicarakannya dalam kehidupan sehari-hari mereka.

Peningkatan feedback pelanggan: Terlibat dengan pelanggan memberi Anda peluang untuk mendapatkan feedback, baik positif maupun negatif, dari mereka. Anda dapat menggunakan tanggapan mereka untuk meningkatkan strategi engagement pelanggan, layanan pelanggan, pemasaran, produk, layanan, dan lainnya.

Faktanya, Kemenkominfo mencatat ada sekitar 1.387 hoaks yang beredar di tengah pandemi Covid-19 selama periode Maret 2020 hingga Januari 2021. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Selanjutnya
Halaman

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini