PSBB Lagi dan Lagi, Warganet Tumpahkan Unek-Unek: Ada Apa Sebenarnya Pak Anies Baswedan?

PSBB Lagi dan Lagi, Warganet Tumpahkan Unek-Unek: Ada Apa Sebenarnya Pak Anies Baswedan? Kredit Foto: Antara/Hafidz Mubarak A/aww.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengunggah sejumlah keterangan perihal kebijakan aktivitas selama masa PSBB yang berlaku mulai 9 sampai 22 Februari mendatang di laman instagramnya, Rabu (10/2/2021).

Kebijakan itu sesuai Keputusan Gubernur Nomor 107 tahun 2021. Berdasarkan pengamatan, tidak ada yang berbeda dari PSSB sebelum-sebelumnya. Bahkan, kali ini lebih kendur jika dibandingkan dengan PSSB ketat sebelumnya yang memberlakukan waktu pusat perbelanjaan hingga pukul 20.00 WIB. Dalam PSBB kali ini, waktu pusat perbelanjaan diperpanjang sampai pukul 21.00 WIB. Begitu juga dengan kapasitas kantor yang sebelumnya 25 persen menjadi 50 persen.

Baca Juga: Parpol Gak Usah Fobia sama Anies Baswedan! IPI: Buat Calon yang Lebih Kuat

"Informasi penting dari @dkijakarta

· · ·

Teman-teman, berikut poin penting kebijakan aktivitas selama masa PSBB!

Yuk, jalankan pembatasan sosial ini secara serius dan dengan disiplin yang tinggi. Bersama #jagajakarta, kita putus rantai penularan COVID-19.

Perlu diketahui, semua sanksi terhadap pelanggaran masih tetap berlaku. Jika kamu menemukan pelanggaran #PSBBJakarta segera laporkan melalui aplikasi JAKI," tulis @aniesbaswedan yang dikutip Rabu (10/2/2021).

Beragam komentar pro dan kontra menyambut tulisan instagram orang nomor satu di Jakarta itu. Namun, tak sedikit yang menyebut PSBB itu percuma dan hanya beda waktu pemberlakuan saja.

Misalnya saja, akun @argariandika yang menanyakan kenapa Gubernur Anies masih memberlakukan PSBB dan ada apa sebenarnya? Menurutnya, Gubernur Anies sangat paham jika PSBB tidak efektif dan hanya berulang ulang saja.

"Pak @aniesbaswedan kenapa sih pak masih PSBB lg? Ada apa pak sebenarnya? Tolong bagi cerita dengan rakyat. Karna bpk juga kan udah paham bgt kalo PSBB ini gak bgtu efektif dan hanya berulang-ulang aja pak, cuma beda di tanggal dan bulannya aja pak. Kalo emang negara kita ada masalah, atau gak ada solusi lagi untuk nanganin covid ini ya sudah lah pak Jujur dan minta aja ke masyarakat buat Herd Immunity jdi Gentle aja gtu pak, jujur aja walaupun itu pahit pak. Dari pada dilapangan Rakyat vs Rakyat alias tim gugus covid selalu tegang-tegangan sama masyarakat karna peraturan yg diulang-ulang teruss kyk gini pak. Bpk jg paham kan berapa banyak dana covid ini keluar cuma gara2 aturan PSBB yg terus berulang. Sayang pak dana nya, mending benar-benar disalurkan pada rakyat yg sangat membutuhkan! Semoga ada solusi terbaik lain ya pak!" jelasnya.

Akun lainnya, @priyotoaffan juga membenarkan pendapat @argariandika.

"@argariandika betul......tolng pk anis yg bijak karna bp kebawa2 kebijakan yg menjebak yg merugikan bp dan rakyat banyak....lihatlah kt pk org kecil yg ngais rizki dng diusir2 ditanh negaranya sendiri ini sunatullah ....berdo'a lah dan banyk berbuat baik untk rakyat kecil...karna rakyat bp banyak yg sudh besar yg hartanya ngk habis 7 turunan pk....mohn," harapnya.

Sementara, akun @nunung.nuraida.501 mengeluhkan kapan berakhirnya pandemi.

"Yach udah cape corona,mau smp kpn berakhir corona, di wuhan yg pertama ada corona udah pulih, indonesia lama banget, kasihan anak2 tidak bisa sekolah, orang2 yg berduit bisa ngikutin belajar jarak jauh, kl orang boro2 untuk hp sama pulsa, untuk sehari2 juga susah," ungkapnya.

Faktanya, Kemenkominfo mencatat ada sekitar 1.387 hoaks yang beredar di tengah pandemi Covid-19 selama periode Maret 2020 hingga Januari 2021. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Lihat Sumber Artikel di Okezone Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Okezone. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Okezone.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini