Habis Tesla, Perusahaan Miliarder Ini Juga Mulai Lirik Investasi Bitcoin

Habis Tesla, Perusahaan Miliarder Ini Juga Mulai Lirik Investasi Bitcoin Foto: Unsplash/Brett Jordan

Twitter berpeluang jadi perusahaan teknologi selanjutnya yang membeli Bitcoin, menurut Kepala Keuangan Twitter, Ned Segal.

Melansir Cointelegraph, Kamis (11/2/2021), Segal menanggapi pertanyaan tentang reaksi Twitter terhadap investasi Bitcoin Tesla senilai 1,5 miliar dolar AS (sekitar Rp21 triliun). Twitter mempertimbangkan potensi penambahan aset keripto ke neraca perusahaan.

"Kami telah mempertimbangkan cara membayar karyawan jika mereka meminta pembayaran dalam Bitcoin, bagaimana kami membayar vendor jika itu terjadi? Apakah kami perlu menggunakan Bitcoin dalam neraca keuangan?" ujar Segal.

Baca Juga: Murah Hati, Bos Twitter Donasi Rp14 Miliar Bitcoin Kepada ....

Baca Juga: Gila! Elon Musk Bikin Bitcoin Jadi Primadona, Bos Twitter Tertarik untuk Investasi

Meskipun menurutnya belum ada perubahan apapun dalam neraca, ada potensi titik kritis jika banyak yang tertarik bertransaksi BTC dengan perusahaan itu.

Ia mengatakan, "Kami memikirkan tentang eksposur berbeda yang kami miliki, kami benar-benar berusaha mencocokkan aset dan kewajiban kami, dan mengambil pendekatan yang sama terhadap Bitcoin--sama seperti pendekatan yang kami lakukan untuk semua jenis risiko lain yang kami miliki."

Menyusul peluang Twitter mengikuti jejak Tesla, harga Bitcoin pun melampaui 48.200 dolar AS. Jika perusahaan multimiliar dolar lain mengumumkan pembelian atau rencana investasi adopsi serupa, harga Bitcoin pun dapat meroket lagi.

"Karena mata uang digital mulai memainkan peran lebih besar dalam manajemen neraca yang kuat," ujar CIO Two Prime, Nathan Cox.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini