Dear Apple, Analis Bilang, Luncurkan Pertukaran Kripto Mandiri! Biar ....

Dear Apple, Analis Bilang, Luncurkan Pertukaran Kripto Mandiri! Biar .... Foto: Unsplash/Trac Vu

Setelah Tesla mengumumkan pembelian Bitcoin 1,5 miliar dolar AS (sekitar Rp21 triliun), Apple jadi salah satu perusahaan yang namanya disebut-sebut oleh analis.

Sebab, produsen alat elektronik konsumen itu punya kapitalisasi pasar senilai 2,3 triliun dolar AS (sekitar Rp32,2 triliun).

MelansirĀ Coindesk, Kamis (11/2/2021), laporan perusahaan pialang RBC Capital Markets mengemukakan, "Apple berpeluang menghasilkan lebih dari 40 miliar dolar AS (sekitar Rp560 triliun) dari bisnis aset kripto."

Baca Juga: Baru Investasi Bitcoin? Dengar Saran dari Orang Terkaya Dunia Ya! Hindari ....

Baca Juga: Habis Tesla, Perusahaan Miliarder Ini Juga Mulai Lirik Investasi Bitcoin

Analis RBC, Mitch Steves memperkirakan perusahaan pembayaran Square mencetak sekitar 1,6 miliar dolar AS (sekitar Rp22,4 triliun) per kuartal, berkat pendapatan terkait Bitcoin, dengan basis pengguna sekitar 30 juta.

"Basis pengguna Apple adalah 1,5 miliar. Jika asumsinya hanya 200 juta orang yang akan bertransaksi, nilainya sudah 6,66 kali lebih besar dari Square. Karena itu, peluang pendapatan potensialnya akan melebihi 40 miliar dolar AS setahun," jelas RBC dalam laporan itu.

Menurut laporan itu, biaya penelitian dan pengembangan yang terlibat dalam upaya itu akan berjumlah di bawah 1 miliar dolar AS (sekitar Rp14 triliun).

Apple dapat menyelesaikan tantangan regulasi danĀ know-your-customer (KYC) aset kripto jika membuat sistem tertutup yang hanya mentransfer kepemilikan kripto antara pelanggan, menurut para analis.

:Jika Apple mengambil jalan ini, AS mungkin akan memperoleh aset kripto paling banyak dari perspektif global," ujar para analis.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini