Penjualan Kondominium Capai Titik Terendah Selama Masa Pandemi Covid-19

Penjualan Kondominium Capai Titik Terendah Selama Masa Pandemi Covid-19 Foto: Antara/Fakhri Hermansyah

Efek pandemi Covid-19 ditambah kebijakan pembatasan kegiatan masyarakat membuat penjualan di sektor properti terseok-seok. Konsultan properti Jones Lang LaSalle (JLL) mengungkapkan aktivitas penjualan dan peluncuran kondominum mengalami titik terendah di sepanjang 2020.

Head of Research JLL Indonesia Yunus Karim mengatakan penjualan untuk seluruh kondominium selama 2020 hanya sebesar 1.300 unit selama. Angka ini turun drastis bila dibandingkan tahun sebelumnya.

Yunus mengatakan penurunan penjualan ini terjadi karena para pembeli masih cenderung berhati-hati mengingat kondisi saat ini. Selain itu kebijakan pembatasan sosial juga membuat para pengembang beradaptasi dengan teknologi mengingat keterbatasan mereka beraktivitas di marketing gallery.

“Pasar kondominium sempat merasakan pertumbuhan tinggi untuk periode sebelum 2014. Saat itu permintaan cukup tinggi untuk seluruh kelas kondominum dan diikuti pertumbuhan harga yang cukup tinggi. Akan tetapi kalau kita lihat sejak beberapa tahun terakhir jumlah penjualan kondominum jauh di bawah rata-rata 10 tahun,”Kata Yunus di Jakarta, Rabu (10/2/2021).

Untuk tahun 2021, JLL  memperkirakan jumlah peluncuran produk kondominium masih terbatas. Hal ini disebabkan para pengembang masih fokus terhadap produk yang sudah ada serta untuk menjaga keberlangsungan bisnis mereka. Sementara untuk harga secara umum tetap stagnan.

“Oleh karena itu para pengembang saat ini menawarkan cara pembayaran yang menarik dan fleksibel sebagai strategi untuk mendongkrak penjualan,”pungkasnya.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini