Terkena Gejala Burn Out? Tenang, Ini Cara Atasinya

Terkena Gejala Burn Out? Tenang, Ini Cara Atasinya Kredit Foto: Republika

Psikolog klinis dan hipnoterapis, Liza Marielly Djaprie M.Psi, CH menyarankan masyarakat untuk mengenali gejala dari burn out atau kelelahan fisik dan psikis. Itu bisa membantu mengatasinya agar tidak memicu gangguan lebih serius.

Liza menjelaskan gejala dari burn out bisa terjadi pada fisik, emosi, bahkan bisa berdampak pada perilaku seseorang.

Burn out merupakan kondisi kelelahan secara fisik dan psikis yang dialami oleh seseorang dikarenakan beban tanggung jawab yang menumpuk dan tak berkesudahan.

Burn out bukan merupakan gangguan psikologis, namun hanya sebagai suatu keadaan yang dapat memicu gangguan kesehatan jiwa maupun psikis.

"Gejala fisik misalnya menjadi sakit-sakitan, imunitas jadi menurun. Biasanya yang dikeluhkan antara sakit kepala, sakit perut, atau nyeri tulang," kata Liza dalam bincang-bincang yang dipantau secara daring di Jakarta, Kamis (11/2/2021).

Selain itu, gejala burn out secara emosi menjadikan seseorang meledak-ledak dalam mengungkapkan perasaannya. Biasanya seseorang mudah marah dan juga bisa menangis secara tiba-tiba.

"Kalau dari sisi perilaku biasanya menarik diri, mengisolasi diri, kehilangan minat, bakat, dan hobinya tidak mau dilakukan lagi," kata dia.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Lihat Sumber Artikel di Republika Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini