Jurus Jitu Banyuwangi Raih Prestasi, Ada di Buku Ini!

Jurus Jitu Banyuwangi Raih Prestasi, Ada di Buku Ini! Kredit Foto: Antara/Budi Candra Setya

Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas menyebutkan sejumlah prestasi Banyuwangi dalam buku berjudul Anti-Mainstream Marketiing 20 Jurus Mengubah Banyuwangi. Apa sajakah itu?

Pertama, turunnya angka kemiskinan dari 20% menjadi 5,52% sebelum COVID-19, angka itu lebih rendah daripada angka-angka kemiskinan di Jawa Timur.

"Sekarang kita lihat Gresik, ring 1 di Jawa Timur 11,35%, Lamongan 13%, Tuban 14%, Bojonegoro 12%. Madiun 10,54%, Kediri 10,42%. Ini adalah angka potret kemiskinan dibandingkan daerah lain," ujarnya kepada pers, dikutip Selasa (16/2/2021).

Baca Juga: Hong Kong Mau Larang Pertukaran Kripto Ritel, Malah Jadi Bumerang Dong

Baca Juga: India Niat Larang Cryptocurrency, 'Itu Bikin Rugi Triliunan Dolar'

Kedua, dari kegi income per kapita yang mencapai 51,8 juta per orang per tahun, dengan pendapatan per kapita naik menjadi 58 juta.

"Hasilnya income per kapita banyuwangi dari 14 juta naik ke 51,8 juta per orang per tahun, pendapatan per kapita kami juga naik ke 58," kata Anas.

Kemudian, kunjungan wisatawan domestik juga melonjak 978% dari 491 ribu menjadi 5,3 juta; sedangkan kunjungan wisatawan mancanegara naik 712%.

Ia berkata, "Ini adalah beberapa pencapaian."

Tak cuma itu, dalam buku tesebut, ia juga menuliskan pencapaian lain seperti kabupaten nomor satu di level kinerja menurut Kementerian Dalam Negeri, berkat sejumlah inovasi yang ia luncurkan selama masa kepemimpinannya.

Contohnya, pemberian penghargaan untuk puskesmas yang paling banyak terima konsultasi kesehatan. Hasilnya, 54,7% orang yang datang ke puskesmas adalah orang yang ingin konsultasi kesehatan, bukan orang sakit.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini