Perluas Layanan Pembiayaan UMKM, BPR MM Gandeng Fintech Modal Rakyat

Perluas Layanan Pembiayaan UMKM, BPR MM Gandeng Fintech Modal Rakyat Foto: Modal Rakyat

Pandemi yang berkepanjangan berdampak pada ekonomi Indonesia, terutama terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Karenanya, PT Modal Rakyat Indonesia (Modal Rakyat) berinisiatif untuk makin gencar dalam menyalurkan pendanaan bagi pelaku UMKM.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah dengan memperbanyak pendana institusi agar penyaluran pembiayaan dapat lebih optimal. Tidak hanya dengan industri perbankan hingga startup, tahun 2021 Modal Rakyat juga memperluas peluang kerja sama dengan Bank Perkreditan Rakyat, salah satunya Bank MM.

Baca Juga: Bareng Genesis, CIMB Niaga Dukung Startup Indonesia Makin Eksis

PT BPR Masyarakat Mandiri atau lebih dikenal Bank MM menjadi BPR pertama yang bekerja sama dengan Modal Rakyat sebagai pendana institusi. Penandatanganan perjanjian kerja sama telah dilakukan oleh Hendoko (CEO Modal Rakyat) dan Febrianto Anugrah Kesuma (Direktur Utama Bank MM) pada Kamis (4/2/2021) di Kantor Bank MM, Sidoarjo, Jawa Timur. Dalam kesepakatan ini, Bank MM berkomitmen untuk menyalurkan pembiayaan hingga Rp2 miliar melalui Modal Rakyat.

"Kami sangat senang, teman-teman BPR sudah mulai mengikuti sosialisasi yang dilakukan oleh OJK dan AFPI dalam rangka menggencarkan kolaborasi dengan platform digital. Bank MM merupakan salah satu institusi keuangan yang menghubungi kami langsung untuk mengutarakan minat menjadi pendana institusi di Modal Rakyat. Kami harapkan minat dan intensi seperti ini dapat terus bertambah dari kalangan pelaku BPR di tahun 2021 ini," ungkap Hendoko dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (16/2/2021).

Pembiayaan akan difokuskan bagi pelaku UMKM yang terdaftar di Modal Rakyat dengan penyaluran Rp100 juta-Rp2 miliar dengan durasi pinjaman 1-6 bulan. Adapun pembiayaan ini akan disalurkan kepada pelaku Usaha Menengah yang memenuhi standar penilaian kredit di Modal Rakyat.

Didirikan di Sidoarjo sejak 1 Mei 1990 dengan nama BPR Artha Nunggal dan mulai beroperasi pada 13 Maret 1991, Bank MM memiliki visi: "Menjadi Bank Komunitas yang dipercaya dalam kemitraan dengan masyarakat". Sejalan dengan visi tersebut, kerja sama dengan Modal Rakyat menjadi salah satu langkah strategis bagi Bank MM.

"Dengan bertumbuhnya layanan Finansial Teknologi yang saat ini mulai berkembang di Indonesia bahwa kini Layanan Keuangan bisa diakses lebih mudah, cepat, dan luas. Hal ini mendasari kami bekerja sama dengan Modal Rakyat dalam penyaluran pendanaan kepada pelaku UMKM," ungkap Febrianto, Direktur Utama Bank MM.

Hingga kini, Modal Rakyat sebagai perusahaan fintech lending Modal Rakyat telah menyalurkan pembiayaan lebih dari Rp914 miliar kepada lebih dari 20.000 pelaku UMKM di seluruh Indonesia. Per Desember 2020, sebanyak 62,82% penyaluran pembiayaan di DKI Jakarta dan 31,18% di luar DKI Jakarta. Adapun penyaluran sebanyak 51,81% pada sektor Teknologi dan 27,32% sektor Perdagangan. Jumlah pendana hingga kini terdapat lebih dari 45.000 pendana individu dan 13  pendana institusional (termasuk Bank MM) di Modal Rakyat.

"Tahun 2021, kami menargetkan penyaluran pembiayaan Rp2 triliun. Kami berharap ke depan makin banyak pendana institusi, termasuk BPR yang bekerja sama dengan Modal Rakyat. Semoga kolaborasi dan aliansi antara Institusi Keuangan nondigital dan digital makin solid dan prima di tahun 2021 ini," pungkas Hendoko.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini