Dana Dukung UMKM Kabupaten Toba Siap Digital

Dana Dukung UMKM Kabupaten Toba Siap Digital Foto: Khairunnisak Lubis

Berkembangnya Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) membantu Indonesia dalam pemulihan ekonomi. Berbagai upaya dari pemerintah dilakukan, di antaranya dengan membentuk gerakan nasional, Bangga Buatan Indonesia (BBI). Untuk itu, DANA ikut mendukung UMKM di Kabupaten Toba Provinsi Sumatera Utara, siap untuk digital, khususnya saat pandemi Covid-19.  

Chief People & Corporate Strategy Office DANA, Agustina Samara, mengatakan mendukung gerakan ini, pihaknya bersama Institut Teknologi Del bekerjasama dalam menyiapkan UMKM Siap Digital di Kabupaten Toba Provinsi Sumatera Utara.

Baca Juga: Bidik Transaksi Digital saat Imlek, DANA Gelar DANA Xiapcuan

"Kerja sama ini memberikan literasi digital berupa training atau dampingan kepada para pelaku UMKM," ujarnya usai melakukan penandatanganan kerja sama dengan IT Del di Gedung Serbaguna IT Del, Kabupaten Toba Provinsi Sumatera Utara Selasa (16/2/2021).

Dikatakannya, pihaknya menjadikan Toba sebagai titik awal program mendukung Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) di Sumut.  Baca Juga: Menko Luhut: 25 Toilet di Danau Toba Dibangun Organisasi Internasional

"Area Toba ini jadi destinasi wisata yang dipusatkan Presiden Jokowi, untuk itu butuh satu ekosistem. Pariwisata perlu ada UMKM dan UMKM akan bergerak bila ada pembayaran digital yang memang saat ini menjadi kebutuhan masyarakat," katanya.

Kerjasama dengan IT Del, pihaknya melihat kesiapan IT Del dalam mempersiapkan engineering yang siap kerja. 

"Bibit di IT Del ini kami lihat sangat luar biasa, siap kerja dan membangun Indonesia melalui keahliannya di bidang teknologi. Karena dalam kemajuan teknologi ini, kita butuh generasi yang siap," ujarnya.

Antusias pelaku UMKM di Toba cukup tinggi dalam pendidikan teknologi. Untuk nasional, DANA mencatat sebulan ini ada 3 juta transaksi per hari. 

"Dari jumlah itu, dukungan terbesar pastinya dari UMKM. Sejauh ini, kami juga sudah mengedukasi sebanyak 200 ribu UMKM," katanya.

Selanjutnya
Halaman

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini