UMKM Jadi Incaran Serangan Siber, Berapa Minimum Investasi Agar Aman?

UMKM Jadi Incaran Serangan Siber, Berapa Minimum Investasi Agar Aman? Kredit Foto: Kaspersky

Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia. Sayangnya, UMKM sering menjadi sasaran serangan siber dan mayoritas masih belum memiliki kemampuan untuk bertahan dari serangan siber.

Territory Manager Kaspersky Indonesia Dony Koesmandarin mengatakan bahwa UMKM harusnya memiliki investasi di bidang keamanan digital mereka. Sayangnya, tidak ada nilai pasti berapa nilai minimum yang harus diinvestasikan.

Baca Juga: Kaspersky: 3 dari 10 Pengguna di Indonesia Terinfeksi Malware, UMKM Masih Jadi Sasaran Cryptomining

"Relatif dari kebutuhan. Akan menjadi lebih baik bila ini dilakukan dengan tau dulu konsepnya seperti apa. Jadi ada skala prioritas," ujarnya dalam diskusi yang digelar Kaspersky secara daring, Rabu (17/2/2021).

Setali tiga uang, General Manager Asia Tenggara Kaspersky Yeo Siang Tiong juga berkata demikian.

Laporan Kaspersky sendiri mencatat UMKM di Indonesia masih menjadi sasaran siber yang cukup signifikan.

Dalam paruh pertama 2020, Kaspersky memblokir upaya ransomware sebanyak 286 ribu lebih. Jumlah ini menempatkan Indonesia dalam peringkat keempat secara global dalam upaya ransomware.

Penambangan kripto ilegal juga masih marak menyasar UMKM Indonesia. Ada setidaknya 720 ribu lebih upaya penambangan kripto ilegal yang menyasar UMKM Indonesia. Ini juga menempatkan Indonesia dalam peringkat keempat secara global.

UMKM juga menghadapi upaya phising. Sebanyak 400 ribu lebih upaya phising tercatat menyasar UMKM di paruh pertama 2020. Ini meningkat 18,20% lebih banyak dari tahun sebelumnya.

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini