Asosiasi UMKM Kurang Puas Jatah Vaksin yang Hanya Sampai Bulan Mei

Asosiasi UMKM Kurang Puas Jatah Vaksin yang Hanya Sampai Bulan Mei Foto: Antara/Fakhri Hermansyah

Ketua Umum Asosiasi UMKM Indonesia Ikhsan Ingratubun mengapresiasi upaya pemerintah yang memberikan vaksinasi kepada pedagang pasar pada vaksinasi tahap kedua.

Ia menyayangkan jatah yang hanya diberikan kepada 1,3 juta pedagang hingga akhir Mei.

Baca Juga: Percepat Pemulihan Ekonomi, Pelaku UMKM Dukung Vaksinasi Tahap Kedua

"Namun sebenarnya kami kurang puas kalau hanya 1,3 juta penerima vaksin sampai bulan Mei," ujarnya dalam dialog Vaksinasi Menyasar Pedagang Pasar yang disiarkan secara daring, Rabu (17/2/2021).

Ia menyebut masih banyak pedagang UMKM yang perlu divaksinasi. Banyak dari pedagang UMKM adalah pedagang pasar menurut Ikhsan.

"Padahal usaha mikro ini sangat besar, sekitar 63 juta usaha UMKM yang rata-rata pedagang pasar," lanjutnya.

Total dari vaksin untuk tahap kedua sendiri mencapai 4,014 juta dosis. 1,3 juta sudah dialokasikan kepada pedagang pasar karena pedagang pasar banyak melakukan interaksi dengan orang lain.

"Terus terang, memang jumlahnya kami tidak terlalu hepi, sebaiknya juga menyasar pelaku warung tradisional maupun modern," katanya.

Sementara Plt Direktur Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Kementerian Kesehatan Maxi Rein Rondonuwu mengatakan bahwa dosis sebanyak 38,5 juta vaksin sudah dialokasikan secara menyeluruh untuk masyarakat.

Ia menegaskan, seluruh masyarakat nantinya pasti akan mendapatkan vaksin.

"Kami sudah hitung. Sampai dengan bulan Mei diharapkan 38,5 juta orang itu terpenuhi, baik lansia maupun sasaran pekerja publik lainnya seluruh Indonesia," kata Maxi.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini