Peruntungan Gurita Bisnis Konglomerat Sri Prakash Lohia: Setahun Laba Terpangkas Nyaris 90%

Peruntungan Gurita Bisnis Konglomerat Sri Prakash Lohia: Setahun Laba Terpangkas Nyaris 90% Kredit Foto: Antara/Dhemas Reviyanto

Gurita bisnis tekstil milik konglomerat Sri Prakash Lohia, PT Indo-Rama Synthetics Tbk (INDR) membukukan keuntungan bersih US$6,23 juta sepanjang tahun 2020. Jika disetahunkan, laba bersihtersebut merosot tajam hingga 83,65% dari tahun 2019 yang tercatat sebesar US$38,11 juta.

Penurunan keuntungan tersebut sejalan dengan lebih rendahnya pendapatan bersih yang dikantongi INDR selama tahun 2020. Merujuk ke laporan keuangan perusahaan, pendapatan bersih INDR terjun bebas 23,27% dari US$767,75 juta pada Desember 2019 menjadi US$589,04 juta pada Desember 2020. Pendapatan tersebut sebagian besar diperoleh dari pasar ekspor, meskipun kontribusinya menurun secara tahunan. Baca Juga: Suku Bunga Bank Indonesia Bakal Dipangkas, Nilai Tukar Rupiah Amblas!

Sampai dengan 31 Desember 2020, pasar ekspor menyumbang pendapatan INDR sebesar US$362,03 juta, di mana tahun sebelumnya tercatat sebesar US$516,51 juta. Sementara itu, pendapatan untuk pasar lokal mengalami penurunan dari US$254,16 juta menjadi US$229,29 juta.  Baca Juga: Untung Berubah Jadi Buntung, Matahari Tekor Gede-Gedean: Sangat Gak Mungkin....

Faktor yang membuat laba bersih INDR terpangkas lebih dalam daripada pendapatan, yakni tahun lalu perusahaan mencatatkan keuntungan atas pelepasan entitas asosiasi sebesar US$30,01 juta, sedangkan tahun ini tidak ada sama sekali. Kendati begitu, INDR berhasil membukukan pertumbuhan aset dari awalnya US$753,56 juta pada 2019 menjadi US$763,86 juta pada 2020.

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini