Kasus Penularan COVID 333 Santri di Pesantren Tasikmalaya, Wagub Jabar: Sekarang di-Lockdown

Kasus Penularan COVID 333 Santri di Pesantren Tasikmalaya, Wagub Jabar: Sekarang di-Lockdown Foto: Humas Pemprov Jabar

Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum memastikan ratusan santri yang positif COVID-19 di Pondok Pesantren Benda, Kota Tasikmalaya mendapatkan penanganan medis secara serius sehingga saat ini kesehatan sebagian mereka sudah berangsur membaik.

Ia langsung meninjau penanganan pandemi COVID-19 di Pesantren Persis 67 Benda, Kota Tasikmalaya.

Sejak diperbolehkan pondok pesantren melakukan aktivitasnya, kata dia, seluruh persyaratan seperti protokol kesehatan sudah diterapkan secara ketat di masing-masing pesantren.

Ia menyampaikan akibat adanya santri terpapar COVID-19 maka kegiatan pesantren juga sementara diliburkan, dan santri yang sudah dinyatakan sembuh dari COVID-19 secara bertahap diperbolehkan pulang ke rumah.

"Pesantren juga di-'lockdown', tidak ada keluar masuk bebas," katanya.

Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya mencatat hasil pemeriksaan kesehatan terdapat 383 orang terpapar COVID-19 di lingkungan pesantren. Mereka terdiri atas 333 santri dan 50 pengajar.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini