Waspada, Mutan dari Covid-19 Inggris Dilaporkan 8 Kali Lebih Ganas karena...

Waspada, Mutan dari Covid-19 Inggris Dilaporkan 8 Kali Lebih Ganas karena... Kredit Foto: Unsplash/Chris Lawton

Penelitian baru menemukan bahwa mutasi pada lonjakan protein SARS-CoV-2, yang terdapat pada varian virus COVID-19 dari Inggris, Afrika Selatan, dan Brasil, dapat membuat virus hingga delapan kali lebih menular daripada aslinya.

Penelitian baru terhadap mutasi D614G pada lonjakan protein di SARS-CoV-2, hadir dalam semua varian terbaru yang saat ini mengganggu sistem perawatan kesehatan di seluruh dunia, dipimpin oleh para peneliti di Universitas New York (NYU), Pusat Genome New York, dan Mount Sinai.

Baca Juga: Gawat! Italia Sebut Mutasi Corona Inggris 18% Lebih Mematikan!

“Mengonfirmasi bahwa mutasi mengarah pada lebih banyak penularan dapat membantu menjelaskan, sebagian, mengapa virus telah menyebar begitu cepat selama setahun terakhir,” kata Neville Sanjana, asisten profesor biologi di NYU.

"Mutasi telah mencapai hampir prevelensi universal di antara varian virus Corona baru yang menyebar ke seluruh dunia," ia menambahkan seperti dilansir dari Russia Today, Jumat (19/2/2021).

Para peneliti Mount Sinai menyuntikkan virus dengan mutasi D614G ke dalam paru-paru manusia, hati, dan sel usus besar dan membandingkannya dengan sel-sel dari strain asli yang terdeteksi di Wuhan pada awal pandemi.

Mereka menemukan peningkatan delapan kali lipat dalam penularan antara dua strain, dengan protein lonjakan yang bermutasi membuat virus lebih tangguh untuk dipecah oleh protein lain dalam sistem kekebalan manusia.

Kenyataan ini menyoroti pentingnya penelitian dan pengembangan vaksin lanjutan untuk memerangi yang lebih kuat ini.

"... [O] data eksperimental Anda cukup jelas - varian D614G menginfeksi sel manusia jauh lebih efisien daripada tipe liar," kata Zharko Daniloski, seorang rekan postdoctoral di lab Sanjana di NYU dan rekan penulis studi tersebut.

Untungnya, bagaimanapun, mutasi tersebut belum dikaitkan dengan perkembangan COVID-19 yang lebih intens yang mengarah ke bentuk penyakit yang lebih parah atau peningkatan rawat inap.

Di sisi lain, hal ini menimbulkan masalah lain: generasi vaksin saat ini dikembangkan berdasarkan struktur protein lonjakan varian asli Wuhan.

Kondisi ini menyoroti kebutuhan akan vaksin penguat atau bahkan program vaksinasi tahunan untuk menghentikan penyebaran virus Corona baru untuk selamanya.

Investasi terbaik ialah investasi leher ke atas. Yuk, tingkatkan kemampuan dan keterampilan diri Anda dengan mengikuti kelas-kelas di WE Academy. Daftar di sini.

Lihat Sumber Artikel di Republika Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini