Kesulitan Karena Sanksi Teknologi Amerika, Miliarder China Ini Yakin Lewati Masa Krisis

Kesulitan Karena Sanksi Teknologi Amerika, Miliarder China Ini Yakin Lewati Masa Krisis Kredit Foto: REUTERS/Sergio Perez

Huawei kabarnya mengestimasikan hanya akan mengirim 70 juta ponsel pintar tahun ini. Dapatkah perusahaan melewati kondisi tersebut?

Pendiri Huawei, Ren Zhengfei yakin perusahaan dapat menanggung kesulitan saat ini dan bertahan, menurut laporan Reuters yang Warta Ekonomi lansir dari CNET, Jumat (19/2/2021).

"Huawei mencatat pertumbuhan positif untuk pendapatan dan laba bersih tahun lalu dan mencatatkan tingkat kepercayaan signifikan dari pelanggan," ujar Ren.

Baca Juga: Wih Keren, Wilayah Ini Mulai Terima Pajak Pakai Bitcoin dan Ethereum!

Baca Juga: Atta VS Ricis VS Jess No Limit, Siapa Punya Cuan Tertinggi?

Ia berpidato di sela-sela acara di Kota Taiyun, China Utara, di mana perusahaan meluncurkan proyek pertambangan jaringan 5G.

Komentar Ren merupakan tanggapan perjuangan bisnis seluler Huawei di tengah sanksi Amerika Serikat (AS) yang berlaku sejak pemerintahan Donald Trump.

Pada kuartal akhir 2020, pengiriman ponsel Huawei terjun 41% menjadi 33 juta, menurut lembaga Conterpoint Research. Hal itu membuat Huawei menduduki posisi keenam produsen ponsel pintar terbesar global.

Hari Senin (15/2/2021) kabarnya Huawei mengajukan gugatan yang membantah tuduhan Komisi Komunikasi Federal AS (FCC) yang menyebutnya sebagai ancaman keamanan nasional. Perusahaan itu mengatakan keputusan FCC sewenang-wenang, menyalahgunakan kebijaksanaan, dan tak didukung oleh bukti substansial.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini