Kiat Kreatif Memilih Nama Anak yang Baik

Kiat Kreatif Memilih Nama Anak yang Baik Foto: Unsplash

Kasus pemilihan nama anak tengah ramai diperbincangkan di media sosial, karena ada seorang seleb nasional yang geram karena para penggemarnya telah menipu nama anaknya.

Alih-alih bangga akan hal tersebut, sang seleb justru merasa tak ada anak lain yang pantas menggunakan nama yang dibuatnya khusus untuk sang buah hati.

Baca Juga: KPAI Catat Dua Kasus yang Menimpa Anak Alami Lonjakan Tinggi Efek Pandemi Covid-19

Nama bagi buah hati memang hal yang paling menyenangkan bagi sebagian calon orang tua sambil menunggu si kecil lahir. Ditambah lagi, konon nama anak adalah doa orang tua. Karenanya, tak heran jika banyak orang tua memilih Nama bayi laki laki yang unik.

Memiliki arti dan makna yang baik

Tentunya orang tua akan memilih nama anak dengan arti dan arti yang baik. Pasalnya dengan memilih makna dan makna yang baik, diharapkan anak memiliki sifat dan perilaku yang baik seperti dirinya. Bukan hanya nama lengkapnya, itu bagus, bahkan nama panggilan anak Anda memiliki arti yang baik.

Pemeriksaan silang dalam hal ini sangat diperlukan, sebagai orang tua tentunya kita tidak ingin anak kita menjadi malu di kemudian hari karena arti nama yang buruk.

Meski begitu, pastikan nama yang diberikan juga disukai oleh orang tua, yang nantinya akan dikenang di masa kecilnya yang membuat mereka juga merasa berharga, meski namanya agak ketinggalan zaman.

Menjelaskan jenis kelamin anak

Menurut sebuah studi di Education Finance and Policy, anak laki-laki yang diberi nama seperti anak perempuan seringkali menghadapi masalah perilaku dibandingkan anak laki-laki yang memiliki nama maskulin.

Hal ini tentunya tidak terlalu melelahkan, apalagi di usia sekolah, sangat mungkin si kecil akan menjadi incaran teman-temannya, atau di-bully. Demikian juga, hindari memilih nama anak perempuan dengan nama anak laki-laki. Karena bisa menimbulkan masalah saat ia mulai berkenalan dengan teman sebayanya.

Mudah dieja

Saat ini di Indonesia sedang terjadi tren nama dengan akar Timur Tengah dan Eropa Timur, sehingga beberapa anak yang lahir pada tahun 2000-an bisa saja memiliki nama dengan banyak konsonan. Padahal, hal ini sangat sulit, tidak hanya bagi si anak, tapi juga bagi orang-orang yang akan bergaul dengan si anak.

Belum lagi nama yang terlalu sulit diucapkan, atau terlalu rumit untuk ditulis. Dapat menyebabkan kesalahan penulisan pada akta kelahiran, ijazah, panggilan yang salah, atau kesulitan administrasi lainnya.

Langkah-langkah memilih nama anak

Sebagai refrensi anda bisa bertanya kepada orang tua, nama apa yang paling mereka sukai. Nama-nama ini bisa dari karakter, seperti selebriti, negarawan, atau orang tua dan di mana saja.

Kemudian kumpulkan ide, karena nama ini akan digunakan oleh si kecil selamanya. Pastikan bahwa orang tua telah menyetujui sebelumnya.

Para orang tua juga bisa mulai menyebut nama anak-anak mereka, membayangkan bagaimana mereka akan dipanggil. Bahkan hingga saat ini, banyak orang tua yang telah memanggil nama depan anak mereka sejak mereka masih dalam kandungan.

Buku dan internet untuk referensi

Jangan ragu untuk meneliti saat memilih nama anak, bisa melalui internet atau juga di buku yang lebih lengkap.

Bahkan di internet juga bisa memberikan nasehat cara yang bisa anda gunakan adalah dengan memasukkan tanggl lahir si bayi, dan anda bisa mengkombinasikan dengan kosa kata yang memiliki arti indah lainnya.

Setelah mendapatkan nama anak yang menurut Anda dan pasangan paling baik, jangan lupa persiapkan berbagai kebutuhan untuk anak Anda nantinya.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini