Ceplas-ceplos Ngawur Anggota DPRD Bilang Pemakaman COVID Bak Ngubur Anjing, Giliran Viral Minta Maaf

Ceplas-ceplos Ngawur Anggota DPRD Bilang Pemakaman COVID Bak Ngubur Anjing, Giliran Viral Minta Maaf Foto: Antara/Yulius Satria Wijaya

Anggota DPRD Kabupaten Bantul dari Partai Bulan Bintang (PBB) Supriyono meminta maaf atas pernyataannya yang terekam dalam sebuah video dan menyinggung tentang pemakaman pasien COVID-19.

Dalam penggalan video yang sempat viral ini, Supriyono menyebut prosesi pemakaman pasien COVID-19 laiknya menguburkan anjing. Selain itu Supriyono juga menyinggung masalah dugaan proyek Dinas Kesehatan dalam kasus COVID-19.

"Mati lan urip iku kagungane Gusti. Ora opo-opo di-COVID-ke opo-opo di-COVID-ke. Bar operasi kanker payudara, penyakit gula mulih di-COVID-ke. Njur le mendem kaya mendem kirik. Seko Dinas Kesehatan entuk proyek do sak penake dewe (mati dan hidup itu kepunyaan Tuhan. Tidak apa-apa dinyatakan COVID-19. Selesai operasi kanker payudara, penyakit gula, pulang, dinyatakan COVID-19. Lalu dimakamkan seperti mengebumikan anjing. Dinas Kesehatan juga mendapat proyek seenaknya sendiri)," kata Supriyono dalam rekaman sebuah video.

Atas penyataan tersebut Supriyono pun meminta maaf kepada para relawan penanganan COVID-19. Permintaan maaf ini disampaikan Supriyono dalam rapat dengan para relawan di gedung DPRD Kabupaten Bantul, Selasa, 23 Februari 2021.

Selanjutnya
Halaman

Lihat Sumber Artikel di Viva Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Viva. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Viva.

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini