Untuk Jantung Sehat Ternyata Mudah, Begini Caranya...

Untuk Jantung Sehat Ternyata Mudah, Begini Caranya... Kredit Foto: Sufri Yuliardi

Pandemi memaksa kita untuk beradaptasi dengan kebiasaan baru dengan tetap mematuhi protokol kesehatan, dan tidak ada alasan untuk malas berolahraga. Olahraga juga menjadi salah satu cara meningkatkan imunitas dan menjaga kesehatan mental terhindar dari stres selama pandemi selain itu tentu untuk memperkuat otot yang berdampak pada kesehatan jantung.

Menurut Laporan U.S. Surgeon General’s Report on Physical Activity and Health, seperti yang dipaparkan oleh Vice President, Worldwide Sports Performance and Fitness, Herbalife Nutrition Samantha Clayton, orang yang tidak aktif/kurang beraktivitas fisik, memiliki kemungkinan terkena penyakit jantung hampir dua kali lipat dibanding mereka yang lebih aktif. Fakta tersebut menunjukkan betapa pentingnya olahraga untuk mencegah penyakit kardiovaskular.

The American Heart Association merekomendasikan agar orang dewasa setidaknya melakukan aktivitas olahraga intensitas sedang selama 150 menit per minggu atau aktivitas olahraga yang berat selama 75 menit per minggu, atau kombinasi keduanya, untuk memberikan manfaat kepada kesehatan jantung. 

Berikut 5 alasan mengapa harus melakukan aktivitas fisik untuk meningkatkan kesehatan jantung:

1. Olahraga menurunkan tekanan darah.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), olahraga adalah jenis aktivitas fisik terbaik untuk mengatasi tekanan darah tinggi. Ini melibatkan gerakan berulang sesuai ritme dan menggunakan kelompok otot besar, seperti yang ada di kaki, bahu, dan lengan Anda. Anda dapat mecoba berenang, jalan, lari, atau senam.

2. Latihan meningkatkan oksigenasi.

Olahraga dapat memperkuat otot, sehingga meningkatkan kemampuannya untuk menarik oksigen dari darah untuk bersirkulasi. Dengan cara ini, jantung bekerja lebih efisien untuk memompa darah ke otot.

3. Olahraga menjaga berat badan yang sehat.

Dengan olahraga dapat membakar kalori. Latihan aerobik menciptakan defisit energi, sedangkan latihan ketahanan meningkatkan massa otot dan mengurangi lemak. Ini, dikombinasikan dengan diet seimbang, akan membantu Anda menjaga berat badan yang sehat dan kadar kolesterol yang optimal.

4. Olahraga mengurangi stres.

Terus-menerus tegang karena stres dapat menyebabkan tekanan darah tinggi. Berolahraga meningkatkan suasana hati dan kepercayaan diri, sehingga dapat membantu mengelola stres.

5. Olahraga meningkatkan kolesterol HDL.

High-density lipoprotein (HDL), juga dikenal sebagai kolesterol yang baik, membantu membersihkan peredaran darah dari kolesterol berlebih. Kolesterol berlebih itu akan dibawa ke hati untuk meningkatkan metabolisme tubuh, sehingga mengurangi risiko aterosklerosis dan penyakit kardiovaskular.

Sebuah studi terbaru yang dilakukan oleh para peneliti Jepang menemukan bahwa berolahraga setidaknya tiga hingga empat kali seminggu selama setidaknya 20 menit meningkatkan kadar HDL.

Memulai Jalan Menuju Jantung Yang Sehat

Dengan mengatur pola hidup sehat seperti berolahraga secara teratur dan mengkonsumsi makanan yang sehat akan memberikan dampak yang cepat untuk tubuh Anda. Dan faktanya, apabila kita fokus dan rutin melakukan program olahraga kardio selama beberapa minggu, kita akan lebih mudah melakukan aktivitas fisik dan tidak mudah lelah dalam menjalani kegiatan sehari-hari.

Semua manfaat tersebut dapat diperoleh dengan hanya setidaknya meluangkan waktu sekitar 150 menit seminggu untuk olahraga intensitas sedang seperti melakukan berjalan cepat atau olahraga ringan selama 30 menit per hari, akan memberikan dampak baik untuk kesehatan jantung. Kegiatan penguatan otot yang melibatkan kelompok otot utama juga direkomendasikan setidaknya dua kali seminggu.

“Selama pandemi ini akan banyak waktu untuk melakukan olahraga. Jadi, lakukan hobi yang bermanfaat bagi jantung dan kesehatan Anda. Bisa dengan berjalan, berlari, bersepeda, menari, berenang, atau aktivitas apa saja yang dapat memperkuat gerak detak  jantung Anda. Semua itu dapat berdampak positif pada kesehatan, kesejahteraan, dan kebahagiaan Anda sekarang dan di masa mendatang,” tutup Samantha.

Faktanya, Kemenkominfo mencatat ada sekitar 1.387 hoaks yang beredar di tengah pandemi Covid-19 selama periode Maret 2020 hingga Januari 2021. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini