Pembiayaan Bunga 0% Diharapkan Dongkrak Pengembangan Energi Baru Terbarukan

Pembiayaan Bunga 0% Diharapkan Dongkrak Pengembangan Energi Baru Terbarukan Kredit Foto: Dok. Panpel Webinar

GM Sales Marketing dan BD TML Energy Annisa Khaerani mengatakan memang konsep sustainability yang paling sesuai adalah tenaga surya rooftop. Nah, kunci untuk membangun kota berkelanjutan itu adalah pembiayaan dari bank. Saat ini, pembiayaan di sektor ramah lingkungan untuk swasta bisa dibilang masih cukup jarang. 

“Kebanyakan pembiayaan untuk tenaga surya itu lebih ke proyek pemerintah. Di sini, UOB Indonesia menjadi salah satu pionir yang membuka jalan untuk pembiayaan tenaga surya ke sektor swasta,” ujarnya. 

CEO PT Selaras Daya Utama Fendi Lim mengungkapkan, perseroan memiliki proyek di satu lokasi dengan kapasitas dari 4 megawatt hingga 7 megawatt. Pertumbuhan penggunaan tenaga surya rooftop itu bisa terealisasi karena adanya pembiayaan ramah lingkungan seperti dari UOB. 

Tanpa adanya pembiayaan, perusahaan cenderung kesulitan untuk investasi energi baru terbarukan di awal. Awalnya, pembiayaan untuk energi ramah lingkungan itu hanya untuk industri, tetapi pembiayaan bagi UOB membuka jalan ekspansi ke residensial. Soalnya, sejauh ini, pembiayaan residensial menjadi market energi baru dan terbarukan yang belum bergerak,” ujarnya

Head of Corporate Banking UOB Edwin Kadir mengatakan perseroan menerbitkan kerangka pembiayaan kota berkelanjutan yang isinya untuk mendorong bauran energi baru terbarukan lewat penggunaan tenaga surya, panas bumi, bangunan dan transportasi ramah lingkungan, efisiensi air, pengelolaan sampah, hingga infrastruktur untuk ketahanan ekosistem dan perubahan iklim.

“Potensi dari proyek pembiayaan ramah lingkungan ini sangat besar jika melihat target pemerintah menuju Green Energy sebesar 2.940 Megawatt. Program kammi ini selaras dengan langkah yang diambil pemerintah maupun asosiasi,” ujarnya.

Edwin menjelaskan salah satu program UOB untuk pembiayaan berkelanjutan residensial adalah pembiayaan kartu kredit dengan bunga 0 persen untuk nasabah yang mulai menggunakan produk pembangkit listrik tenaga atap. Program itu bernama U-Solar.

Investasi untuk beralih ke listrik tenaga surya bisa menjadi lebih rendah dengan program U-Solar karena nasabah akan mendapatkan bebas bunga hingga tenor 24 bulan. Untuk mendapatkan fasilitas itu, nasabah bisa menggunakan kartu kredit UOB jenis apapun. Bahkan, nasabah UOB juga tidak akan dikenakan biaya tambahan dalam pemasangan pemmbangkit listrik tenaga surya rooftop jika menggunakan kontraktor mitra UOB.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Tampilkan Semua
Halaman

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini