Pandemi Covid-19, UOB Yakin UMKM Mampu Ubah Tantangan jadi Cuan

Pandemi Covid-19, UOB Yakin UMKM Mampu Ubah Tantangan jadi Cuan Kredit Foto: Fajar Sulaiman

PT Bank UOB Indonesia mengakui Pandemi Covid-19 membawa tantangan yang begitu berat bagi semua sektor industri termasuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Kendati begitu, UOB Indonesia meyakini pelaku UMKM mampu mengubah Tantangan menjadi peluang yang dapat menghasilkan cuan.

"Kita semua mnyadari pandemi Covid-19 membawa tantangan yang besar namun diyakini UMKM dapat menahan, belajar dan mengubah tantangan tersebut menjadi peluang," ujar Head of Business Banking UOB Indonesia Paul Kan Ngee Fei saat diskusi virtual Warta Ekonomi bertajuk "Peran Sektor Keuangan Bangkitkan UMKM di Jakarta, Kamis (25/2/2021).

Adapun dalam kajian UOB Indonesia berjudul ASEAN SME Tranformation Sudy 2020, mengungkapkan sebanyak 52% responden yang terdiri dari UMKM mengalami penurunan penjualan selama masa Pandemi.

Baca Juga: UMKM Kuasai Ekonomi Nasional, tapi Minim Dapat Modal Perbankan

"Untuk mengatasi itu UMKM dituntut mengelola keuangan mereka, dan sebanyak 88% UMKM mengaku mengurangi pengeluaran dan biaya operasional mereka melalui penerapan teknologi yang lebih baik dan efisien," ungkapnya.

Oleh sebab itu, untuk mengubah tantangan menjadi peluang, banyak UMKM melakukan investasi besar-besaran di bidang teknologi yang menyasar tiga hal yang paling utama.

"Investasi teknologi dilakukan pada tiga hal. Pertama, penggunaan ecommerce untuk sarana penjualan; kedua, promosi dan branding melalui media sosial seperti facebook dan instagram; serta yang penerapan teknologi untuk operasional usaha," tukasnya.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini