PSI Ingin Interpelasi Anies Baswedan, LIPI: Mau Tunjukkan Partai Baru Punya Idealisme Kuat

PSI Ingin Interpelasi Anies Baswedan, LIPI: Mau Tunjukkan Partai Baru Punya Idealisme Kuat Kredit Foto: Antara/Puspa Perwitasari

Pengamat politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Wasisto Raharjo Jati menilai keinginan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menginterpelasi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan karena persoalan banjir bisa dimaknai dalam dua hal.

Pertama, sebut Wasisto, PSI ingin menunjukan diri sebagai partai yang punya idealisme kuat di mata publik. Ini bisa berefek positif dalam mengatrol elektabilitas partai di pemilu-pemilu selanjutnya.

"Mau tunjukkan bahwa sebagai partai baru, mereka, PSI, punya idealisme kuat. Ini bisa berdampak positif di pemilu legsilatif selanjutnya," ujarnya, beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Serang Anies Baswedan, Eh PSI Malah Diseruduk PDIP

Kedua, lanjut Wasisto, PSI ingin menunjukan masih bertaji di DPRD DKI meski hanya memiliki 8 kursi dewan. Sehingga, kata dia, para pemilihnya di Pemilihan legislatif (Pileg) 2019 tidak kecewa karena merasa aspirasinya masih bisa tersampaikan.

Menurut Wasisto, bukan kali ini saja PSI melempar wacana interpleasi. Di tahun 2020 misalnya, partai ini juga mengajukan interpelasi lantaran Anies dinilai melanggar aturan protokol kesehatan.

Hanya saja, Wasisto mengingatkan, untuk mengajukan hak interpelasi ada syarat yang harus dipenuhi. Salah satunya, harus mendapatkan dukungan fraksi lain dan yang mengajukan hak minimal 15 orang.

Diketahui, PSI kembali berencana mengajukan hak interpelasi kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Wacana hak interpelasi untuk meminta penjelasan Anies mengenai banjir yang melanda Jakarta pada akhir pekan lalu.

Wakil Ketua Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta, Justin Untayana mengatakan, hak interpelasi ini sekaligus menyikapi sikap Anies yang mereka nilai tidak serius dalam menangani banjir.

Anggota Fraksi PSI Anthony Winza Probowo juga membantah jika hak interpelasi ini sebagai ajang gertak sambal kepada Anies. Anthony berujar, hak interpelasi ini sekadar meminta penjelasan Anies terkait penanganan banjir Jakarta yang mereka nilai belum maksimal.

Lihat Sumber Artikel di Rakyat Merdeka Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Rakyat Merdeka. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Rakyat Merdeka.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini