130 Negara Belum Vaksin COVID sama sekali, Pengamat: 'Kita Harus Bersyukur'

130 Negara Belum Vaksin COVID sama sekali, Pengamat: 'Kita Harus Bersyukur' Kredit Foto: Sufri Yuliardi

Pengamat Komunikasi Fatimah Ibtisam menilai bahwa program vaksinasi COVID-19 sangat penting dan mesti dimanfaatkan masyarakat di Indonesia.

"Kita patut bersyukur sebab Indonesia menjadi salah satu negara yang bisa menyediakan vaksin. Rasa syukur itu mesti dituangkan dengan cara proaktif memanfaatkan program vaksinasi ini," ujar Fatimah Ibtisam yang juga lulusan Universitas Pancasila, Minggu.

Indonesia, lanjut dia, menjadi salah satu dari beberapa negara dunia yang telah menjalankan program vaksinasi COVID-19. Hal itu patut disyukuri mengingat kesulitan bagi sejumlah negara untuk mendapatkan vaksin.

Sebab, kata dia, saat ini miliaran penduduk di sejumlah negara membutuhkan vaksin secara bersamaan. Di sisi lain, produksi vaksin belum sebanding dengan permintaan. Ia mengatakan Indonesia akan melakukan vaksinasi besar-besaran pada Maret dan April tahun ini.

Seperti dikutip dari pernyataan Sekjen PBB Antonio Gutteres yang menyebut masih masih banyak negara yang belum sama sekali melakukan vaksin kepada masyarakatnya. Tercatat ada sekitar 130 negara yang belum melakukan program vaksin. Sebaliknya sejumlah negara maju ada yang telah melakukan vaksinasi sekitar 75 persen dari total masyarakatnya.

Indonesia jadi salah satu negara yang sejak awal tahun telah menggelar vaksinasi. Bahkan kini vaksinasi telah mayoritas menjangkau tenaga kesehatan, keamanan, dan petugas di garda terdepan penanganan Covid.

Per Februari ini vaksin telah mulai dilakukan di kalangan masyarakat umum. Sejumlah pedagang pasar dan wartawan telah divaksinasi.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terkini